Anto dan Sebatang Rokok
Slice of Life
Sudah lebih dari dua jam Anto duduk di deretan kursi dan meja yang tersedia di depan sebuah minimarket. Kopi instan yang diminumnya memasuki kaleng ketiga, begitu pula rokok yang telah dihisapnya. Satu bungkus Marlboro isi 20 batang hanya tinggal tersisa empat, termasuk yang sedang mengepul di jarinya. Wajahnya tampak gelisah, seperti menanti seseorang yang tak kunjung datang.
Layar ponselnya terus menyala karena notifikasi, kebanyakan dari nomor yang sama. Sekali-dua kali ia ingin membukanya, tetapi selalu berakhir dengan meletakkannya kembali di...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Anto dan Sebatang Rokok
Jasma Ryadi
Cerpen
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati
Cerpen
Beli Salah, Tidak Juga Salah
Elsa Ayu
Cerpen
MINE & YOURS
Racelis Iskandar
Cerpen
Ini tentang Cinta; Mati
Andriyana
Cerpen
Semesta Cinta Sheila
Bisma Lucky Narendra
Cerpen
SHIRO
Dian Y.
Cerpen
Kompas
Hai Ra
Cerpen
Pulang
Lisnawati
Cerpen
Astrophile
lidia afrianti
Cerpen
INSOMNIA
Intan Andaru
Cerpen
Anak perempuan yang tumbuh dewasa tanpa seorang ayah
Iyanti
Cerpen
Transkrip
Muram Batu
Cerpen
ETER
se
Cerpen
"Puss. . . Meong. . . "
Izzatunnisa Galih
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Anto dan Sebatang Rokok
Jasma Ryadi
Flash
Bagaimana Jika Aku Tidak Menikah?
Jasma Ryadi
Flash
Di Tepi Jurang
Jasma Ryadi
Flash
Bulan ke-10
Jasma Ryadi
Flash
Mengasuh Sabar
Jasma Ryadi
Flash
Semangkuk Bakso
Jasma Ryadi
Flash
Telepon
Jasma Ryadi
Flash
Teras
Jasma Ryadi
Flash
Ombak, Luka, dan Hal-Hal yang Tetap Datang
Jasma Ryadi
Flash
Sisa Rindu
Jasma Ryadi
Flash
Lintang
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Setelah Malin Menjadi Batu: Hasnah dan Debur Ombak
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Telinga Kelima
Jasma Ryadi
Flash
Gerimis yang Percuma
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Antara 45 dan 65 Derajat
Jasma Ryadi