Tak Kutemukan Bumi Manusia di Tanah yang Kupijak
Slice of Life
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
Inilah awal dari kematianku. Aku mendengar suara jeritan dari balik tembok kamar. Suaranya keras sekali. Sampai aku tidak bisa tidur karena suara itu tidak kunjung berhenti, ditambah suara gebrakan pintu yang kasar, disusul dengan isak tangis dari seseorang yang sangat kukenali suaranya. Aku buru-buru bangun dari tempat tidur, bergegas untuk melerai pertengkaran itu. Sialnya, aku terlambat. Ibuku sudah terkapar tiada daya.
Kini tinggal aku yang jadi sasarannya. Wajahku ditodong pistol oleh dua pria bertubuh besar. Sementara aku tidak tahu ke mana perginya bapakku: orang yang mereka cari. Sudah satu minggu sejak kembali...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Tak Kutemukan Bumi Manusia di Tanah yang Kupijak
Melinda Sintawati
Cerpen
Guru Honorer Gaji 300k Menghadapi Hidup
Yovinus
Cerpen
The Supposer
Lail Arahma
Cerpen
Belalang dan Ramalan yang Tak Selesai
Muram Batu
Cerpen
Simetris
Jasma Ryadi
Cerpen
Gunung dan Kucingnya
Nidaul Ainiyah
Cerpen
Bandang
Hans Wysiwyg
Cerpen
Solitary
Ravistara
Cerpen
Apa Makan Malammu
Godok
Cerpen
Ruang Temu
Lail Arahma
Cerpen
D 1 AM
Andriyana
Cerpen
Meletus Sebelum Januari
Muhammad Irsyad
Cerpen
Laskar Pengarsip
Foggy FF
Cerpen
Mbak Jamu
Siska Sekar Arum Sumulyo
Cerpen
Rumah Kita Hari Ini: Kini dan Selamanya
Ahmad Muwafiq Ainul Yaqin
Rekomendasi