SINEMA SIANG HARI

Selama dua minggu Ayah tugas ke luar kota. Rumah jadi sepi tanpanya.

Ketika akhirnya Ayah pulang rasanya agak aneh menjumpainya kembali ada di rumah. Rupanya kami sudah terbiasa tanpa hadirnya.

Siang itu Ayah bilang uang pesangonya sudah cair. Ayah memang akan pensiun bulan depan. Ayah bilang lagi, besok akan membagi uang itu untuk kami.

Kakakku menyambut gembira. Adikku tidak ada tanggapan karena ia masih di kantor. Aku senang tapi juga bingung, kalau uang pesangon dibagi lantas Ayah hidup pakai apa?

Baru setelah lima belas menit aku menyadari satu hal. Ayahku bukan pergi tugas ke luar kota selama 2 minggu, tapi ia sudah meninggal 25 tahun yang lalu.

Dan perjumpaan kami itu ada di alam mimpi di tidur siangku karena migrain kanan sejak pagi. (dks)

 

Mimpi sesungguhnya adalah sinema yang dirancang untuk

menceritakan kepada anda sebuah cerita.

(Vicky King)

7 disukai 3 komentar 5.9K dilihat
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Suka cerita tentang mimpi, begitu terbangun tertawa sendiri☺️.
FF ini juga saya tulis berdasarkan mimpi di siang hari.😌
Aku tadi mimpi sesak napas, rasanya mau mati.
Saran Flash Fiction