Flash Fiction
Disukai
0
Dilihat
133
Titik Buta
Drama
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Di balik pintu darurat, urat-urat kita teregang dan menegang. Titik buta yang kita pilih jadi titik temu kita berdua. Kita beradu dalam bayang-bayang malam. Kita menyisih ke dalam remang. Sayang, ternyata pintu ini tidak bisa menyembunyikan tanda-tanda kehamilan dan kita terpaksa pulang mengenakan malu yang payah hilang.

Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Rekomendasi