Flash Fiction
Disukai
0
Dilihat
41
Pesan Singkat
Drama
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Wajahku panas tapi di saat yang sama sekujur tubuh rasanya tiba-tiba dingin. Berbagai ucapan belasungkawa memenuhi grup juga melalui personal chat. Mereka semua menyebut namaku, mengirim doa untuk ibuku. Beberapa mencoba meneleponku dan aku hanya bisa bengong menatap layar. Ibu baru saja pulang dan sedang menyiapkan makan malam. Dan aku percaya keduanya nyata.

Dek, ibu kecelakaan, Dek. Tolong bantu kemas rumah, jenazah ibu akan segera dibawa ke rumah. Kakak sudah di jalan bersama ambulans.

Tulangku terasa lunglai. Aku tak berdaya. Bukannya berhenti, perkakas dapur seperti orang memasak malah semakin ramai.

Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Rekomendasi