Pesan Singkat
Drama
Wajahku panas tapi di saat yang sama sekujur tubuh rasanya tiba-tiba dingin. Berbagai ucapan belasungkawa memenuhi grup juga melalui personal chat. Mereka semua menyebut namaku, mengirim doa untuk ibuku. Beberapa mencoba meneleponku dan aku hanya bisa bengong menatap layar. Ibu baru saja pulang dan sedang menyiapkan makan malam. Dan aku percaya keduanya nyata.
Dek, ibu kecelakaan, Dek. Tolong bantu kemas rumah, jenazah ibu akan segera dibawa ke rumah. Kakak sudah di jalan bersama ambulans.
Tulangku terasa lunglai. Aku tak berdaya. Bukannya berhenti, perkakas dapur seperti orang memasak malah semakin ramai.
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Sincerity
Sindiaasari
Novel
Overcast Wedding
Ayu Andini Sekarmelati
Novel
Maybe, Probably
Pia Devina
Flash
Rumah Tua di Seberang Taman
Dwika Deandar
Flash
Paket-Paket Bu Janet
Afri Meldam
Flash
Pesan Singkat
BANYUBIRU
Cerpen
Prahara Keluarga Karena Ipar Menikah
Yovinus
Cerpen
Atan
Indana zulpa fitri khairu
Novel
Meridian
Enriko Richardo
Novel
Spotlight
Mizan Publishing
Novel
The mosby
Fahmi Sihab
Flash
Beruang
artabak
Novel
Berharga
Rere Valencia
Cerpen
Aku Bisa Berubah
Gregorius Rolando Ba'i Reko Li
Novel
I'am(not)crazy
aira
Rekomendasi
Flash
Pesan Singkat
BANYUBIRU
Flash
Titik Buta
BANYUBIRU
Flash
Aku Ini Presiden
BANYUBIRU
Flash
Cincin Antik
BANYUBIRU
Flash
Setting-an
BANYUBIRU
Flash
Kiri, Pak!
BANYUBIRU
Flash
Kata Orang
BANYUBIRU
Flash
Langkah yang Berani
BANYUBIRU
Flash
Suara-Suara
BANYUBIRU
Flash
Ular Berbisa
BANYUBIRU
Flash
Nggak Kenal
BANYUBIRU
Flash
Tak Hangat Lagi
BANYUBIRU
Flash
Selamat Bergabung
BANYUBIRU
Flash
Kembang Api
BANYUBIRU
Flash
Bersemi
BANYUBIRU