Memang kata orang kami sangat serasi. Apa lagi aku dan Mira sudah bersahabat lama. Semuanya akan berjalan lancar. Kami sudah melalui banyak hal, dari masa-masa terpuruk sampai bisa bangkit lagi dan melanjutkan hidup.
"Kenapa, Ri? Kita baru mulai dan kamu sudah minta putus? Kita masih banyak waktu untuk buat hubungan ini lebih baik, cuma aku perlu tahu alasan dibalik keputusanmu ini," desak Mira.
Maaf Mir, kali ini, bukannya aku tak mau jujur. Aku hanya harus mencari alasan yang diplomatis agar kebodohanku ini tidak begitu gamblang juga agar tidak menyakiti hatimu. Karena tidak mungkin mungkin kukatakan bahwa keputusan menjadikanmu pacar hanya karena kata-kata orang, bukan dari perasaanku yang sesungguhnya.
Kata orang kita cocok, tapi maaf, hubungan ini harus bertemu kegagalannya secepat ini dan menyisakan luka untuk persahabatan kita, terlebih untukmu.