Tiga tangan di balik setir
Drama
Warung kopi Aspal belum tutup.
Memang jarang tutup.
Seperti masalah di jalan raya.
Datang terus.
Pergi sebentar.
Balik lagi.
Lampunya kuning redup.
Mejanya miring.
Bangkunya goyang.
Kopinya pahit.
Obrolannya lebih pahit lagi.
Rudi duduk di bangku ujung.
Gelas kacanya retak halus.
Seperti hidupnya.
Masih utuh.
Tapi jelas pernah hampir pecah.
Di depannya duduk Ujang.
Sopir juga.
Muka lelah.
Mata merah.
Tangan masih bergetar sisa nyetir jauh.
“Asli, Di… jalan sekarang makin serem,” kata Ujang.
Rudi ketawa kecil.
“Jalannya nggak berubah, Jang. Yang berubah itu nasib ki...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Ralyska Si Anak Angkat
Amarsya SW
Novel
TIARA
Iera Suhada
Novel
Life Of Maharani (2)
Wachyudi
Skrip Film
Kau Tetap Ayahku
Diani Anggarawati
Flash
Sepenggal Rasa Yang Tertinggal
Areta Swara
Cerpen
Dia Sahabatku
Rakanta
Cerpen
Tiga tangan di balik setir
Ahmad Wahyudi
Novel
Fadilat CInta
Revia
Novel
Lindur Ungu
Silvia
Novel
SINTAS 2.0: ENDURE
Keita Puspa
Skrip Film
Deadline
William Oktavius
Skrip Film
Bukan Cinta Biasa
Lindaw
Flash
Modus Nomor Telepon
Luca Scofish
Flash
Ramuan Moral
Isnani Q
Cerpen
Jejak Cinta yang Tak Tergantikan
Purnama Pani Sandra
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Tiga tangan di balik setir
Ahmad Wahyudi
Novel
Bronze
Terakhir Kali Kita Tidak Jadi Asing
Ahmad Wahyudi
Novel
Bronze
Saat Rumah Kami Tenggelam, Iman Kami Mengapung"
Ahmad Wahyudi
Flash
Bronze
Persentase yang Tertinggal
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Di Antara Jatuh, Doa, dan Nama Ayah
Ahmad Wahyudi
Novel
Ayat-Ayat di Atas Aspal
Ahmad Wahyudi
Novel
Di balik perjuangan menunggu
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Jangan Tunda Taubat
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Hitung Untung Sampai Desimal, Hitung Nyawa Sampai Lupa
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Tidak Ada Yang Bisa Di Tawar di Akhirat
Ahmad Wahyudi
Flash
Bismillah yang Kamu Lupakan di Kota Orang
Ahmad Wahyudi
Novel
Di Bawah Cahaya Masjid
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Mengenal Tuhan Yang Mengurus Hidupmu
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Kami Yang di Setir
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Memulai Hidup Dengan Nama Allah
Ahmad Wahyudi