Hitung Untung Sampai Desimal, Hitung Nyawa Sampai Lupa
Drama
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator
Di lantai tiga gedung kaca itu, udara selalu dingin. Terlalu dingin untuk orang yang tak pernah berdiri di pinggir jalan menunggu truk datang dengan rem panas dan sopir mata merah.
Di ruang rapat, meja panjang mengkilap. Air mineral botol kecil berjejer rapi. Di layar proyektor, angka-angka menari seperti tak pernah kenal kata “cukup”.
Pak Arman duduk paling ujung. Direktur operasional. Jasnya rapi, jam tangannya mahal, suaranya tenang seperti orang yang hidupnya tak pernah dikejar turunan panjang.
“Baik, kita mulai,” katanya.
Slide pertama muncul: Efisiensi BBM
Slide kedua: Optimasi Ritase
Slide ketiga: Pemanfaatan Maksimal Kapasitas Muatan
Tak ada slide berjudul: Peluan...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp7.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Hitung Untung Sampai Desimal, Hitung Nyawa Sampai Lupa
Ahmad Wahyudi
Skrip Film
MUSKIL (Script)
Seto Yuma
Novel
Fake Me vs Real Me
Seira
Novel
Arah Musim
Bentang Pustaka
Novel
Pondok Sasana Penyamun
Adinda Salshabilla Yudha
Flash
APPLY PURPLE LIPSTIK ON MY LIP
Riska Irmayadi
Flash
Jauh Dari Langit
Silvarani
Novel
Lukisan Jiwa Raga
DAMAIZANNE
Novel
The Symphonies
Ratu Bidak
Novel
TANPA TAPI
Rahma Pangestuti
Novel
Semestaku Sebelum dan Sesudah Dia Datang
Niken Karsella
Novel
KESAYANGAN PAK ABRA
tutusrrahayu
Novel
MUSLIMAH BIPOLAR
NANDA MAHESA
Novel
Selamat
Hana Mutiah
Skrip Film
ELEGI SEORANG BIDUAN
Ronie Mardianto
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Hitung Untung Sampai Desimal, Hitung Nyawa Sampai Lupa
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Kami Yang di Setir
Ahmad Wahyudi
Novel
Saat Rumah Kami Tenggelam, Iman Kami Mengapung"
Ahmad Wahyudi
Flash
Bismillah yang Kamu Lupakan di Kota Orang
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Tiga tangan di balik setir
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Di Antara Jatuh, Doa, dan Nama Ayah
Ahmad Wahyudi
Flash
Syukur yang Tertinggal di Kota Orang
Ahmad Wahyudi
Flash
Bronze
Bisikan dari Langit yang Tak Pernah Pergi
Ahmad Wahyudi
Novel
Terakhir Kali Kita Tidak Jadi Asing
Ahmad Wahyudi