Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
karaditya Ody—Ditya—adalah seorang pemuda lulusan pesantren yang membawa nilai kejujuran ke dunia kerja modern.
Ia masuk ke perusahaan teknologi dengan tekad sederhana: bekerja dengan bersih dan bermakna.
Namun dunia profesional tidak selalu ramah.
Intrik kantor, politik jabatan, dan manipulasi mulai menguji idealismenya.
Farhan, rekan kerja yang ambisius, berusaha menjatuhkannya secara perlahan.
Di tengah tekanan itu, Ditya bertahan dengan cara yang jarang dipilih orang: tetap jujur.
Di sisi lain, keluarganya menjadi jangkar.
Ibu yang lembut namun kuat.
Alia, adik perempuannya yang mengelola toko bunga dan selalu membaca situasi lebih tajam dari yang terlihat.
Ody, kakaknya yang abdi negara, menjadi teladan tentang makna pengabdian.
Ketika bencana besar melanda dan Ody hampir hilang di medan tugas, hidup Ditya berubah drastis.
Rasa takut kehilangan membuatnya mulai menimbang ulang arah hidup.
Lalu hadir Aini.
Perempuan cerdas, tenang, dan dewasa secara emosional.
Cinta mereka tidak meledak-ledak, tetapi tumbuh perlahan dan kuat.
Hubungan itu diuji oleh jarak, karier, dan pilihan hidup.
Saat promosi kerja membawa Aini ke arah berbeda dan amanah besar menarik Ditya ke panggung nasional, mereka dihadapkan pada pertanyaan paling sulit: apakah cinta harus mengorbankan diri?
Di saat semuanya menggantung, keluarga justru bergerak lebih dulu.
Lamaran datang diam-diam, bukan karena paksaan, tetapi karena adab.
Keputusan-keputusan besar lahir bukan dari ego, melainkan dari doa dan kejujuran.
Hingga akhirnya jalan yang tampak bertentangan justru bertemu:
pekerjaan jarak jauh, kota kecil yang hangat, dan kehidupan yang utuh.
Ini bukan kisah cinta yang berisik.
Ini kisah tentang cinta yang bertanggung jawab.
Tentang integritas di dunia yang bising.
Tentang keluarga yang menjadi tempat pulang.
Tentang iman yang membentuk pilihan.
Tentang karier tanpa kehilangan nurani.
Tentang dua manusia yang memilih satu sama lain dengan sadar.
Sebuah novel reflektif, realistis, dan sangat relevan dengan generasi hari ini.
Menggugah tanpa menggurui.
Mengharukan tanpa berlebihan.
Dewasa tanpa kehilangan rasa.
Ia masuk ke perusahaan teknologi dengan tekad sederhana: bekerja dengan bersih dan bermakna.
Namun dunia profesional tidak selalu ramah.
Intrik kantor, politik jabatan, dan manipulasi mulai menguji idealismenya.
Farhan, rekan kerja yang ambisius, berusaha menjatuhkannya secara perlahan.
Di tengah tekanan itu, Ditya bertahan dengan cara yang jarang dipilih orang: tetap jujur.
Di sisi lain, keluarganya menjadi jangkar.
Ibu yang lembut namun kuat.
Alia, adik perempuannya yang mengelola toko bunga dan selalu membaca situasi lebih tajam dari yang terlihat.
Ody, kakaknya yang abdi negara, menjadi teladan tentang makna pengabdian.
Ketika bencana besar melanda dan Ody hampir hilang di medan tugas, hidup Ditya berubah drastis.
Rasa takut kehilangan membuatnya mulai menimbang ulang arah hidup.
Lalu hadir Aini.
Perempuan cerdas, tenang, dan dewasa secara emosional.
Cinta mereka tidak meledak-ledak, tetapi tumbuh perlahan dan kuat.
Hubungan itu diuji oleh jarak, karier, dan pilihan hidup.
Saat promosi kerja membawa Aini ke arah berbeda dan amanah besar menarik Ditya ke panggung nasional, mereka dihadapkan pada pertanyaan paling sulit: apakah cinta harus mengorbankan diri?
Di saat semuanya menggantung, keluarga justru bergerak lebih dulu.
Lamaran datang diam-diam, bukan karena paksaan, tetapi karena adab.
Keputusan-keputusan besar lahir bukan dari ego, melainkan dari doa dan kejujuran.
Hingga akhirnya jalan yang tampak bertentangan justru bertemu:
pekerjaan jarak jauh, kota kecil yang hangat, dan kehidupan yang utuh.
Ini bukan kisah cinta yang berisik.
Ini kisah tentang cinta yang bertanggung jawab.
Tentang integritas di dunia yang bising.
Tentang keluarga yang menjadi tempat pulang.
Tentang iman yang membentuk pilihan.
Tentang karier tanpa kehilangan nurani.
Tentang dua manusia yang memilih satu sama lain dengan sadar.
Sebuah novel reflektif, realistis, dan sangat relevan dengan generasi hari ini.
Menggugah tanpa menggurui.
Mengharukan tanpa berlebihan.
Dewasa tanpa kehilangan rasa.
Tokoh Utama
Karaditya Ody
#1
Jejak Pesantren di Gedung Kaca
#2
Ruang Rapat dan Ruang Hati
#3
Senyum Farhan yang Tak Tulus
#4
Laporan yang Menghilang
#5
Nasihat Ayah di Tengah Deadline
#6
Aini Mulai Dipertanyakan
#7
Ketika Nama Mulai Dipertaruhkan
#8
Pram Kembali dengan Wajah Berbeda
#9
Ketika Sahabat Menjadi Celah
#10
Bisik-Bisik yang Mengarah ke Nama
#11
Nama yang Dicatut
#12
Ketika Kepercayaan Mulai Retak
#13
Luka yang Tidak Terlihat
#14
Ketika Jarak Mulai Dipaksakan
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
364
Tentang Penulis
Ahmad Wahyudi
-
Bergabung sejak 2026-01-27
Telah diikuti oleh 18 pengguna
Sudah memublikasikan 28 karya
Menulis lebih dari 73,215 kata pada novel
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Di balik perjuangan menunggu
Ahmad Wahyudi
Novel
Juvenilia
Noura Publishing
Cerpen
Kunanti di Bawah Pohon Kamboja
Ninik Sirtufi Rahayu
Novel
PERNIKAHAN DINI
Rex Delmora
Novel
Ayesha
Noura Publishing
Novel
Baby Without Parent
C R KHAN
Novel
Ambisi masa remaja
Sofiatunnisa
Novel
Senandung-senandung cinta
Zainur Rifky
Novel
Soulmate
nanik widiana
Flash
Surat Untuk Tuan Mura
Dhea FB
Skrip Film
Sepenggal Kisah dari SMP (Screenplay)
Nadya Wijanarko
Novel
Jarak
Nofi Anisa
Novel
Lovestory About Choirmaster
princess bermata biru
Novel
Autrukh
Nonashitha
Novel
My Weird Neighbor
andra fedya
Rekomendasi
Novel
Di balik perjuangan menunggu
Ahmad Wahyudi
Novel
Kalau Hidup di Zaman Itu Aku Berdiri di Barisan Mana
Ahmad Wahyudi
Flash
Bronze
Persentase yang Tertinggal
Ahmad Wahyudi
Novel
Bronze
Saat Rumah Kami Tenggelam, Iman Kami Mengapung"
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Di Antara Jatuh, Doa, dan Nama Ayah
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Berjuang Tidak Tersesat Sampai Selamat
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Memulai Hidup Dengan Nama Allah
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Peganglah Tauhid, Jadilah Cahaya
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Belajar Berserah dalam Doa yang Menguatkan
Ahmad Wahyudi
Flash
Bronze
Bisikan dari Langit yang Tak Pernah Pergi
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Tetap Lurus di Negeri Yang Belok
Ahmad Wahyudi
Flash
Bismillah yang Kamu Lupakan di Kota Orang
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Tujuan Hidup Muslim (KSP Pekan ke lima 2026)
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Ampunan Sering Datang Sebelum Kita Merasa Pantas
Ahmad Wahyudi
Novel
Ayat-Ayat di Atas Aspal
Ahmad Wahyudi