Novel
Genre → Fantasi
Di Bawah Cahaya Masjid
Mulai membaca
Berlangsung
Gratis untuk dibaca
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Masjid itu tidak pernah benar-benar sunyi.
Ia hanya menunggu siapa yang ingin pulang.

Di setiap Sabtu pagi, ada langkah-langkah kecil yang datang dengan mata setengah terjaga, membawa hati yang kadang penuh beban dunia. Mereka duduk di lantai yang sama, menghadap arah yang sama, tetapi membawa cerita yang berbeda-beda. Ada yang sedang mencari jawaban. Ada yang sedang memperbaiki diri. Ada pula yang hanya ingin merasa tidak sendirian.

Romadhan datang seperti guru yang lembut namun tegas. Ia mendidik tanpa suara keras. Ia mengajarkan sabar lewat lapar, mengajarkan syukur lewat dahaga, dan mengajarkan cinta lewat malam-malam panjang yang penuh doa. Di masjid itu, tarawih bukan sekadar rakaat, tetapi latihan setia. Sahur bukan hanya makan, tetapi panggilan kesadaran. Dan i"tikaf bukan sekadar diam, tetapi dialog sunyi antara hamba dan Tuhannya.

Hari-hari besar Islam menjadi penanda perjalanan. Maulid mengingatkan tentang akhlak. Isra Mi"raj mengingatkan tentang shalat. Tahun Baru Hijriyah mengingatkan tentang perubahan. Setiap momentum adalah undangan untuk memperbarui niat, memperbaiki arah, dan menguatkan ukhuwah.

Buku ini bukan tentang ceramah-ceramah yang sempurna.
Ia adalah kumpulan dakwah yang tumbuh dari lantai masjid, dari suara azan, dari air mata taubat, dan dari senyum persaudaraan.

Di dalamnya, ada Sabtu-Sabtu yang sederhana namun menguatkan.
Ada Romadhan yang mendidik jiwa.
Ada hari-hari besar yang menyadarkan bahwa hidup bukan hanya tentang dunia.

Dan pada akhirnya, semua bermuara pada satu pertanyaan:
Sudahkah kita benar-benar kembali?
Tokoh Utama
Kami
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Belum ada Ulasan
Disukai
0
Dibaca
462
Tentang Penulis
Ahmad Wahyudi
-
Bergabung sejak 2026-01-27
Telah diikuti oleh 18 pengguna
Sudah memublikasikan 28 karya
Menulis lebih dari 73,215 kata pada novel
Rekomendasi dari Fantasi
Rekomendasi