Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Bagi Ide, Bus Jalur 15 di aspal Yogyakarta tak lebih dari rutinitas yang membosankan dan berdebu. Namun, kejadian misterius saat senja di Titik Nol menyeretnya naik ke bus Trans Jogja yang ganjil, sebuah trayek yang membawa teknologi masa depan, melompati pembatas waktu yang tidak masuk akal.
Di sana, ia bertemu Mayu, gadis berjersey Argentina yang membawa aroma masa depan, sekaligus memori samar tentang tragedi yang seharusnya tidak pernah terjadi. Namun, perjalanan lintas waktu ini bukanlah kebetulan yang manis. Mbah Nuklir, sosok albino misterius yang membawa aura maut, muncul dengan peringatan dingin yang mengancam semesta: pagi tidak boleh bertemu malam.
Terjebak di antara misteri ingatan masa lalu dan gemerlap hari depan, Ide harus berkejaran dengan waktu yang perlahan melenyapkan eksistensinya. Di antara tatapan dingin Abrit sang petugas halte yang menyimpan rahasia di balik air matanya, Ide dipaksa memilih: menantang hukum semesta yang tak berbelas kasih, atau membiarkan takdir menghapus jejaknya dari sejarah dunia selamanya.
Di sana, ia bertemu Mayu, gadis berjersey Argentina yang membawa aroma masa depan, sekaligus memori samar tentang tragedi yang seharusnya tidak pernah terjadi. Namun, perjalanan lintas waktu ini bukanlah kebetulan yang manis. Mbah Nuklir, sosok albino misterius yang membawa aura maut, muncul dengan peringatan dingin yang mengancam semesta: pagi tidak boleh bertemu malam.
Terjebak di antara misteri ingatan masa lalu dan gemerlap hari depan, Ide harus berkejaran dengan waktu yang perlahan melenyapkan eksistensinya. Di antara tatapan dingin Abrit sang petugas halte yang menyimpan rahasia di balik air matanya, Ide dipaksa memilih: menantang hukum semesta yang tak berbelas kasih, atau membiarkan takdir menghapus jejaknya dari sejarah dunia selamanya.
Tokoh Utama
Terbit Ide Cemerlang
Mayoansa Ruby
Rosemary Abrit
Mbah Nuklir
#1
Mereka yang Bersua Kembali di Titik Nol
#2
Mencari Sampai Ujung Bumi
#3
Parade Luka yang Tidak Bisa Dihapus dengan Air Mata
#4
di Antara Mantra dan Umpatan Sia-Sia
#5
Sori, Semua yang Melihat Harus Lenyap
#6
Api Neraka untuk Seisi Dunia
#7
Laki-laki yang Menghilang di Tengah Parade
#8
Marche Funèbre
#9
Sori Mas, Punya Mancis atau Rek Jres?
#10
Gerimis Juni yang Tiada Pernah Berhenti
#11
Titik Hidup Paling Paripurna
#12
Seorang Bocah di Pemakaman, Seorang Istri yang Lupa Punya Suami
#13
Mancis Terlezat Aroma Mint
#14
Tuhan, Aku Ingin Melihat Senja Sekali Lagi
#15
yang Namanya Abadi dalam Merah Senja
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
20
Dibaca
1.6k
Tentang Penulis
Fitra Firdaus Aden
Tenggelam ke dunia menulis sejak mengenal karya Jalaludin Rumi. Novel yang pernah diterbitkan: Nona Imut, Siapa Namamu (2006: Tiga Serangkai, muslimlit), Awan-Abrit (2010: Anatolia, eksperimen)
Bergabung sejak 2021-09-05
Telah diikuti oleh 688 pengguna
Sudah memublikasikan 4 karya
Menulis lebih dari 94,674 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Innenseite
Ei
Novel
Batu Loncatan
Nurmalita Rizki Anindya
Novel
Expired Girl Expired Money
daun kecil
Novel
Tuhan, Aku Ingin Melihat Senja Sekali Lagi
Fitra Firdaus Aden
Skrip Film
Gue Anak IPA
Gading A
Novel
Dan Si Tragedi Itu Bercerita
Nayla F.M.
Novel
Trapped On You
Nami Hanna
Flash
Tengah Malam Terakhir (Membicarakan Adam Series Part 19)
Silvarani
Novel
Integritas Penyelenggara Pemilu
Yovinus
Flash
Nenek
isnaini ekawati
Flash
Rumah Murah Berhantu
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Dua Abah dan Dua Anak Perempuanya dari Pantura dan Parahyangan
Silvarani
Skrip Film
Skenario: Bukan Bunga Layu
Nadya
Skrip Film
Buku Tanpa Aksara
Herman Sim
Novel
Cemara Yang Patah (Ketika Ibu Menikah Lagi)
Susilawati Nussy
Rekomendasi