Tuhan, Aku Ingin Melihat Senja Sekali Lagi
#13
Mancis Terlezat Aroma Mint
Bagikan Chapter
  • Bookmark Paragraf ini
  • [1] Aroma mint mulutmu! (bahasa Jawa)

    [2] Jika cuma memaki, aku juga bisa. Akan kuhabiskan jatah makianku malam ini. Kuhabiskan untuk menghabisi seperti dirimu! Lagakmu mancis-mancis! Matilah! Mati! (bahasa Jawa)

    [3] Ingat, Mbak! Ingat! Iblis itu hanya ingin mengambil jiwamu! Tidak mungkin dia akan membebaskan Mas Ide. Ingat, bapak ibumu sudah rela mati untukmu. Apakah kamu akan menyiakan hal itu? Butuh berapa orang lagi yang mati agar kamu paham? (bahasa Jawa).

    [4] Matilah! Mati saja sana! Kamu tidak akan menang lawan aku! Katanya, di masa depan kamu membunuhku? Sekarang gantian! Rasakan tangan ini! Tangan wong cilik yang setiap hari menderita. Rasakan! (bahasa Jawa)

    [5] Jangan dipaksakan. Duduklah sebentar (bahasa Jawa).

    [6] Mas, jangan gila kamu (bahasa Jawa)

    [7] Kamu mau memberikan mancis untuk iblis seperti ini? (bahasa Jawa)
    Chapter Sebelumnya
    Chapter 12
    Seorang Bocah di Pemakaman, Seorang Istri yang Lupa Punya Suami
    Chapter Selanjutnya
    Chapter 14
    Tuhan, Aku Ingin Melihat Senja Sekali Lagi