Di Antara Jatuh, Doa, dan Nama Ayah
Religi
Hujan turun sejak subuh, mengetuk jendela kamar kos yang sempit. Kota ini selalu pandai membuat seseorang merasa sendirian—terutama ketika harapan runtuh dan masa depan terasa buram. Aku duduk di tepi ranjang, menatap ponsel yang tak kunjung berbunyi. Tidak ada pesan. Tidak ada kabar baik. Hanya sunyi yang menetap di dada.
Tiga hari lalu, aku pulang dari tempat yang selama ini kusebut jalan masa depan. Surat pemutusan hubungan kerja itu masih tersimpan rapi di tas, kubaca berulang kali, seolah berharap huruf-hurufnya berubah. Namun kenyataan tak pernah berubah ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Religi
Cerpen
Di Antara Jatuh, Doa, dan Nama Ayah
Ahmad Wahyudi
Cerpen
KEMISAN
In'am Burhani
Flash
Badai Tidak Akan Berlalu
BANYUBIRU
Novel
Bukan Rumah yang Kutuju
Ariny Nurul haq
Flash
Ramadhan Sederhana
Budi Sunarko
Novel
Mondok Iku Wajib. Pinter Iku Bonus
Moh Abdur Rohman
Novel
Senandung Bukit Cinta
Dudun Parwanto
Novel
Di Dunia Batas
Remith G
Novel
Takdir Sang Pencopet
Ahmad Iki Muqimudin
Cerpen
Doa yang Lupa Kupanjatkan
Penulis N
Flash
Abdul Aziz dan Mutiara
Ahmad Muhaimin
Novel
Lelaki Pilihan
Syafaa Dewi
Novel
Single Mom
Airlangit9
Novel
I'm The Motivator
Azza Aprisaufa
Novel
Met My First Love
Farchah Ba'dal Chazani
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Di Antara Jatuh, Doa, dan Nama Ayah
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Tiga tangan di balik setir
Ahmad Wahyudi
Novel
Bronze
Saat Rumah Kami Tenggelam, Iman Kami Mengapung"
Ahmad Wahyudi
Flash
Bronze
Bisikan dari Langit yang Tak Pernah Pergi
Ahmad Wahyudi
Flash
Bronze
Persentase yang Tertinggal
Ahmad Wahyudi
Novel
Di Balik Merah Putih
Ahmad Wahyudi
Flash
Bismillah yang Kamu Lupakan di Kota Orang
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Kami Yang di Setir
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Jangan Tunda Taubat
Ahmad Wahyudi
Novel
Ayat-Ayat di Atas Aspal
Ahmad Wahyudi
Novel
KITAB YANG DI BACA, NEGERI YANG LUPA
Ahmad Wahyudi
Novel
Di balik perjuangan menunggu
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Hitung Untung Sampai Desimal, Hitung Nyawa Sampai Lupa
Ahmad Wahyudi
Novel
Kalau Hidup di Zaman Itu Aku Berdiri di Barisan Mana
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Tidak Ada Yang Bisa Di Tawar di Akhirat
Ahmad Wahyudi