Satu Satunya Sandaran
Religi
Hujan turun seperti tak punya rencana berhenti.
Langit menggantung rendah, kelabu, seolah ikut menahan napas bersama seorang lelaki yang berdiri sendirian di bawah atap halte yang bocor.
Ditya memeluk ransel lusuhnya erat-erat. Air menetes dari ujung atap, jatuh tepat di depan sepatunya yang telah lama aus. Di dalam ransel itu tersimpan pakaian seadanya, beberapa berkas, dan sisa-sisa hidup yang belum sempat ia rapikan. Ponselnya mati sejak sore—bukan karena baterai, tet...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Religi
Cerpen
Satu Satunya Sandaran
Ahmad Wahyudi
Novel
THE MELODY OF QURAN
Arif Budiman
Novel
Istana Kedua
Imajinasiku
Novel
Lelaki yang Dirindu Surga
Imajinasiku
Novel
Islam Itu Ramah Bukan Marah
Noura Publishing
Novel
Syariat Cinta
YF Rijal
Novel
Secangkir Teh dan Sepotong Ketupat
Mizan Publishing
Novel
Terapi Shalat Tahajud
Noura Publishing
Flash
Al Alaq
Vitri Dwi Mantik
Novel
Jilbab (Love) Story
Redy Kuswanto
Novel
Tanggung Jawab Pemimpin Muslim
Bentang Pustaka
Novel
100 Pesan Nabi untuk Wanita
Mizan Publishing
Flash
Sabar
Lia
Cerpen
AKU PEMILIK HATIKU, DIRIKU DAN HIDUPKU
Iman Siputra
Novel
I Drew the Lines in the Sky
Irna Gayatri
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Satu Satunya Sandaran
Ahmad Wahyudi
Flash
Bismillah yang Kamu Lupakan di Kota Orang
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Memulai Hidup Dengan Nama Allah
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Tujuan Hidup Muslim (KSP Pekan ke lima 2026)
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Tidak Ada Yang Bisa Di Tawar di Akhirat
Ahmad Wahyudi
Flash
Bronze
Persentase yang Tertinggal
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Tiga tangan di balik setir
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Hitung Untung Sampai Desimal, Hitung Nyawa Sampai Lupa
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Mengenal Tuhan Yang Mengurus Hidupmu
Ahmad Wahyudi
Novel
Di balik perjuangan menunggu
Ahmad Wahyudi
Novel
Terakhir Kali Kita Tidak Jadi Asing
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Di Antara Jatuh, Doa, dan Nama Ayah
Ahmad Wahyudi
Cerpen
Bronze
Kami Yang di Setir
Ahmad Wahyudi
Novel
Saat Rumah Kami Tenggelam, Iman Kami Mengapung"
Ahmad Wahyudi
Flash
Syukur yang Tertinggal di Kota Orang
Ahmad Wahyudi