Badai Tidak Akan Berlalu
Religi
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator
"Badai tidak akan pernah berlalu."
"Kenapa kau bilang begitu?"
"Buktinya, kalau pasti berlalu, aku akan menjadi makhluk paling bahagia di bumi."
"Kau tidak pernah merasa bahagia?"
"Ya, itu kemarin. Sekarang mungkin saatnya aku bahagia. Aku sudah berusaha menghadapi badaiku di dunia."
"Maaf, tapi aku harus jujur akan hal ini. Ini bukan tujuan akhirmu, sebab kau memilih cara yang salah untuk menghadapi badaimu itu."
"Maksudmu?"
"Sebentar... kau tak sedang mengharapkan surga bagi pelaku bunuh diri, kan?
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Religi
Flash
Badai Tidak Akan Berlalu
BANYUBIRU
Flash
Filosofi Rokok
Sukini
Novel
M A D U
Andri Lestari
Flash
Sebutir Kurma dan Seorang Pencuri Kesiangan
Abdi Husairi Nasution
Novel
Cinta Bersyarat
sunraess
Flash
Dia
Ang.Rose
Novel
Si Anak Manja
febri indah rafika
Flash
Kembalinya Theresia
Binar Bestari
Komik
Super Soleh
Kwikku Creator
Novel
A Tribute
Mizan Publishing
Flash
KEAJAIBAN BASMALAH
Aizawa
Novel
Antrean Ke Surga
Mizan Publishing
Cerpen
Muazin Terakhir
Handi Yawan
Flash
Mimpiku
Nuzulul Rahma
Novel
Faiq, sang Konseptor B.A.H.A.G.I.A.
Mahabb Adib-Abdillah
Rekomendasi
Flash
Badai Tidak Akan Berlalu
BANYUBIRU
Flash
Memulai Ulang
BANYUBIRU
Flash
Kembang Api
BANYUBIRU
Flash
Di Atas Motor
BANYUBIRU
Flash
Surat Ramalan
BANYUBIRU
Flash
Runyam
BANYUBIRU
Flash
Kata Orang
BANYUBIRU
Flash
Keluarga
BANYUBIRU
Flash
Bersemi
BANYUBIRU
Flash
Setting-an
BANYUBIRU
Flash
Titik Buta
BANYUBIRU
Flash
Penyerap Emosi
BANYUBIRU
Flash
Langkah yang Berani
BANYUBIRU
Flash
Potret Masa Lalu
BANYUBIRU
Novel
Daftar Riwayat Luka
BANYUBIRU