Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
"Dear My Raadsel, andai takdir mengizinkan, aku ingin menjadi nakhoda pada bahtera yang hanya bisa kita layarkan di samudra khayal."—Devries van Dietrich; pemuda blasteran keturunan Belanda-Jawa yang jatuh hati pada musuh abadinya selama menjabat sebagai Direktur Nederlandsch-Java Dietrich Cultuurmaatschappij (NJDC).
Akan tetapi status Ayara yang hanya seorang pribumi kalangan jelata secara nyata menegaskan jurang penghalang afair keduanya lengkara bersama di hadapan takhta hierarki kasta. Manalagi prestise ideologi sang Kritikus Kritis Misterius sekaligus reputasi problematik aktivis gerilyawan pionir dekolonialisasi intelektual naungan Aghnivani, menjadikannya dilabeli sebagai buronan daftar hitam Dewan Sensor Pers Hindia Belanda—lantaran narasi argumentasinya yang subversif mampu memorak-porandakan stabilitas rezim di Surabaya era 1940.
Dalam drama sosiopolitik yang dihiasi konflik perang psikologis dari rivalitas perseteruan antarinstansi hingga menjamah latar belakang interpersonal, Dev terjebak kebimbangan dilema moral yang memosisikan nuraninya di antara pilihan loyalitas keluarga ataukah ambisi nafsi yang mulai tergerus empati keberpihakan pada pribumi. Dua persimpangan yang kian menjebaknya dalam pusaran konspirasi penuh intrik, berujung pada perpisahan tragis tanpa titik temu di antara huru-hara jelang konfrontasi pengambilalihan kekuasaan oleh pendudukan Jepang di akhir kolonialisasi Hindia Belanda 1941.
Lantas apakah aditokoh yang menghilang tanpa nama itu benar adanya?
Lalu bagaimana wiracarita dirinya terkenang sejarah bilamana sedari awal ditiadakan?
Benarkah ketidakmungkinan yang terlalu lengkara tetap memisahkan suratan takdir semesta yang menolak esensi amerta bersama?
.
"Maka perpisahan adalah akhir paling realistis yang kupilih tanpa penyesalan; demikianlah caraku mencintaimu dengan cara yang paling terlarang, ialah dengan tidak memilikimu sama sekali."—Niraksara.
Akan tetapi status Ayara yang hanya seorang pribumi kalangan jelata secara nyata menegaskan jurang penghalang afair keduanya lengkara bersama di hadapan takhta hierarki kasta. Manalagi prestise ideologi sang Kritikus Kritis Misterius sekaligus reputasi problematik aktivis gerilyawan pionir dekolonialisasi intelektual naungan Aghnivani, menjadikannya dilabeli sebagai buronan daftar hitam Dewan Sensor Pers Hindia Belanda—lantaran narasi argumentasinya yang subversif mampu memorak-porandakan stabilitas rezim di Surabaya era 1940.
Dalam drama sosiopolitik yang dihiasi konflik perang psikologis dari rivalitas perseteruan antarinstansi hingga menjamah latar belakang interpersonal, Dev terjebak kebimbangan dilema moral yang memosisikan nuraninya di antara pilihan loyalitas keluarga ataukah ambisi nafsi yang mulai tergerus empati keberpihakan pada pribumi. Dua persimpangan yang kian menjebaknya dalam pusaran konspirasi penuh intrik, berujung pada perpisahan tragis tanpa titik temu di antara huru-hara jelang konfrontasi pengambilalihan kekuasaan oleh pendudukan Jepang di akhir kolonialisasi Hindia Belanda 1941.
Lantas apakah aditokoh yang menghilang tanpa nama itu benar adanya?
Lalu bagaimana wiracarita dirinya terkenang sejarah bilamana sedari awal ditiadakan?
Benarkah ketidakmungkinan yang terlalu lengkara tetap memisahkan suratan takdir semesta yang menolak esensi amerta bersama?
.
"Maka perpisahan adalah akhir paling realistis yang kupilih tanpa penyesalan; demikianlah caraku mencintaimu dengan cara yang paling terlarang, ialah dengan tidak memilikimu sama sekali."—Niraksara.
Tokoh Utama
Devries van Dietrich
Ayara
#1
Salindia Dedikasi
#2
Prolog | Deklarasi Nestapa Niraksara
#3
Bab 1 | Dinamika Doktrin Suksesor Otoriter
#4
1.1 | Jelaga Nista Dermaga
#5
1.2 | Selendang Hitam yang Menikam Malam
#6
1.3 | Bersemuka Dialektika
#7
1.4 | Menziarahi Melati Mati
#8
1.5 | Iris Ungu yang Layu
#9
1.6 | Kaktus yang Tetap Tumbuh di Pot Tandus
#10
1.7 | Supervisor Sang Suksesor
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
22
Dibaca
336
Tentang Penulis
Tarisa Adistia
-
Bergabung sejak 2025-10-12
Telah diikuti oleh 40 pengguna
Sudah memublikasikan 2 karya
Menulis lebih dari 25,115 kata pada novel
Rekomendasi dari Sejarah
Novel
Aksara Lara Niraksara
Tarisa Adistia
Novel
Chocolate Before Goodbye
anjel
Flash
KRESNA-The Black Knight
Donquixote
Novel
#tata cara membatalkan pinjaman (cash cepat)
NADYA ESA SEPTIARIDINA
Novel
BUKAN HARI KEMARIN
Siti rokhmah
Novel
Waltz Untuk Seorang Janda
Adz
Novel
livesport77 LOGIN RESMI CEPAT & AMAN livesport77
kamala
Novel
Transaksi BRImo gagal tapi saldo berkurang
Bangbooszth
Novel
Saat Lampu Padam
Vitri Dwi Mantik
Novel
Aku Masih Hidup, Tapi Tidak Selalu Ada
Aeireen Luma
Novel
Hong, Qilin, dan Dua Negeri
Petrus Setiawan
Novel
Persona
Sriwiyanti
Novel
MOTHERVAN
glowedy
Novel
VEIL OF LIES
Ao Helmalia
Flash
Keris Bali
Novia dewi
Rekomendasi