Sedang Berlangsung
234 Disukai
2.5k Dibaca

MAHAPRALAYA

Penulis : Mega Yohana
Favorit
Gratis
QR Code
Bagikan
Blurb
Banyu Guritwangi berjalan menuju tengah bulak. Setelah menghela napas panjang, pemuda itu memejamkan mata. Kedua lengannya terentang, perlahan dia satukan di depan dada, seolah-olah mengambil daya dari dalam udara.

Lalu, dia mulai merapal. "Aṅatag ta ṅhulun aji ni ṅhulun kilat aṅampar, akañjar-kañjar aneṅ ḍaḍa ni ṅhulun. . . ."

Langit menggelap ketika pemuda dari lereng Gunung Lawu itu merapalkan mantra. Bintang gemintang meredup dan rembulan menjadi lebih pucat.

Ketika mantranya usai, Banyu Guritwangi mengepalkan tangan kanan dan dengan segenap kekuatan, menghantamkan tinjunya ke tanah. Seketika petir menyambar-nyambar di langit yang dipenuhi awan gelap, diikuti oleh gelegar memekakkan. Suara tetabuhan di kota praja mendadak hening. Begitu pula dengan nyanyian para swarawati. Sejurus kemudian, bumi berguncang hebat dan teriakan terdengar di sana sini.

Banyu Guritwangi mendengar kekacauan di depan sana. Kekacauan yang lalu ditelan oleh teriakan pasukan Sriwijaya dan pasukan Lwaram yang memulai penyerangan. Ini akan menjadi mahapralaya.
Tokoh Utama
Banyu Guritwangi
Aji Wurawari
Siddharta
Kentut Presiden
Fajar Itu Menyingsing Pada Kalibut Paris
Pangeran Sabrang Lor
MAHAPRALAYA
Oma Hiroshima
CANDRA SENGKALA
Gending Cinta Sandyakala
Perburuan Pusaka Kanjeng Kiai Suryaraja
Perempuan Ekor Kuda
Langit Merah Batavia
Rekomendasi
Half of Lemon
Di Balik Senja
EVIL GREEN
Dear Malaikat Izrail
Customer Sharelove
Mata Astral
Antara Rasa
Rama's Story Origins : Shape Of Angel
Tikus-Tikus Dalam Otakku
Bersua