Bendera di Bawah Bintang Senja
Sejarah
Agustus yang sunyi. Sebagian orang pergi menjaring, sebagian lagi berangkat berburu dengan perahu, sisanya duduk-duduk di depan tungku. Di kampung halamanku, tanggal-tanggal begini, jadwal karnaval selalu padat. Anak-anak bernyanyi sambil mengibarkan bendera kecil. Sementara di sini, anak-anak justru bertanya kepadaku, “Indonesia itu ada di mana, Bu?”
**
Sudah genap dua tahun, aku tinggal bersama orang-orang yang hanya menggunakan matahari sebagai penanda waktu. Tiap hari, bayi-bayi selalu terbangun mendahului orang tua mereka. Dan tangisan mereka lah yang memberiku pertanda bahwa subuh telah tiba. Tidak ada masjid ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bendera di Bawah Bintang Senja
Intan Andaru
Novel
Buya Hamka
Falcon Publishing
Flash
Membunuh Subuh
Silvarani
Novel
Days In Blue Moon
Tegrid Chintya Ifareyne Rauf
Flash
#1. Aroma Sakura di Tengah Kekacauan
Tourtaleslights
Novel
Ki Anantari
Deni Krismantoro
Cerpen
Sunan Drajat
Mahmud
Novel
Nusantara Cyber
Farikha Salsabilla Putri
Novel
Hati yang Tak Seharusnya Singgah
Risti Windri Pabendan
Novel
Mencari Buah Simalakama
Bentang Pustaka
Skrip Film
L"exile de 65 a̓ Paris
Malik Ibnu Zaman
Novel
Menyaksikan 30 Tahun Pemerintahan Otoriter Soeharto
Mizan Publishing
Flash
Ekspedisi Nubuat
Ravistara
Novel
CORONA DITANGAN MANUSIA
Rizal Azmi
Novel
Hong, Qilin, dan Dua Negeri
Petrus Setiawan
Rekomendasi