Flash Fiction
Disukai
0
Dilihat
28
Perkenalkan Martil
Self Improvement
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator

Nietzsche pernah menyarankan untuk memperkenalkan diri dengan palu godam. Aku pakai martil saja. Lebih ringkas. Mudah dibawa ke mana-mana.

Perkenalkan, namaku Afriza, usiaku 666 tahun, dan aku hidup abadi. Sejak kecil aku menyadari sebuah kelebihan dalam diriku: senyumanku bisa meluncurkan ribuan pesawat ke luar angkasa. Saat mulai menyadari itu, aku mulai meyakini bahwasanya aku adalah seorang Dewangga. Aku percaya itu sepenuhnya, tanpa memaksakan orang lain untuk ikut meyakininya.

Perkenalan ini terutama aku sampaikan kepadamu, ya, kamu... dan teman-temanmu di sudut itu. Kalian yang menjalani hidup dengan modal pekerjaan dengan upah di bawah UMR. Bersama perkenalan ini aku sekaligus membawa saran: ambil satu hal yang paling kamu sukai, dan yakini bahwa kamu adalah seorang Dewa dalam hal tersebut. Percayai itu seutuhnya, tanpa memaksa agar semua orang meyakini hal yang sama.

Ya, kamu adalah Dewa. Kamu bisa jadi seorang Dewa Dapur, Dewa Gorengan, Dewa Reels, Dewa Dracin, Dewa Novel, Dewa Cerpen, Dewa Fiksi-kilat, Dewa Webtoon, Dewa Sajak,... apapun, tapi yakinlah. Tanpa harus teriak-teriak, tanpa harus minta pengakuan dari orang lain. Kalem saja dan teguk minuman kesukaanmu.

Banyak orang akan meragukan, biasa itu. Banyak juga yang akan menertawakan, oh tentu (saranku: ikutlah tertawa bersama mereka). Banyak yang akan meragukan dengan kasar, ada juga yang menolak dengan halus. Beda-beda itu tidak apa-apa. Perbedaan itu anugerah. Perbedaan baru menjadi masalah jika kamu merasa dirimu benar dan orang-orang yang berbeda denganmu kamu hakimi sebagai pihak yang salah. Mereka tidak salah. Kamu juga. Kalian hanya berbeda. Tidak apa.

Perkenalan kali ini, aku cukupkan sampai di sini. Sampai jumpa lagi di lain kesempatan. Saat aku kembali memukulkan martilku pada kepala-kepala yang lembam. Sampai benjut. Orang-orang benjut biasanya mulai berhenti mengeluh dan mulai berbuat sesuatu. Ya, setidaknya mereka tergerak untuk mengobati benjutnya. Tampil di jalan dengan kepala benjut itu tidak disarankan bukan?

Salam.

Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Rekomendasi