Jarak
Drama
Malam itu… keheningan kembali turun. Tidak canggung. Tidak pula berat. Hanya tenang. Udara malam terasa semakin dingin. Tanpa berkata apa-apa, Firza berdiri. Masuk ke ruang tengah. Dia mengambil sebotol Bordeaux dan menuangkannya ke dalam dua gelas. Kemudian dia menawarkan satu gelas untuk Rosa, yang menerimanya dengan tenang dan terbiasa.
Firza dan Rosa secara bersamaan menyesap anggur dalam gelas masing-masing. Setelahnya, selama beberapa menit mereka kembali diam. Mungkin sama-sama menunggu saat di mana aliran anggur yang mereka minum mulai meluluhkan jarak di antara mereka.
Apa daya, tembok pemisahnya masih terlalu tebal. Jaraknya masih teramat jauh…
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Insecure
Rinzani Rosmawati
Novel
Kalut
Abe Ruhsam
Flash
I'm Fine
iam_light.blue
Flash
Surprise
Ilfi Rahmadani
Flash
Biarkan aku bahagia
Nur Hasanah
Flash
Jarak
Indra Afriza Arsad
Flash
DENGUNG YANG TAK PERNAH TIDUR
Tourtaleslights
Novel
Awan Jingga
Zahrae
Novel
Gone
jingria_jk
Skrip Film
I Call You, Mei
Rima Selvani
Flash
Melody Ariana
Indah Budiarti
Cerpen
Sahabat Kemanusiaan
Aqil Azizi
Novel
HAUPUKU
Kinarian
Novel
DRAMA QUEEN
Okhie vellino erianto
Flash
Sudah Waktunya
Wardatul Jannah
Rekomendasi
Flash
Jarak
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Hujan Pertama Di Musim Semi (Buku I: Bramanta)
Indra Afriza Arsad
Flash
N-P-D
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Penjaga Suara Yang Hilang
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Di Antara Dua Musim
Indra Afriza Arsad
Flash
Perkenalkan Martil
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Selembar Puisi Di Musim Hujan
Indra Afriza Arsad
Flash
Mei
Indra Afriza Arsad
Flash
Topeng
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Kopitaloka: Rumah Yang Kebetulan Menjual Kopi
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Untuk Yang Pernah Diam
Indra Afriza Arsad
Flash
Tanggal Lima
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Sakanpari: Tempat Kita Pernah Ada
Indra Afriza Arsad
Flash
Pemburu Capung
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Satu Pagi Di Kopitaloka
Indra Afriza Arsad