Topeng
Drama
Flash Fiction ini masih diperiksa oleh kurator
"Aku kadang iri." ucap Novia tiba-tiba.
"Iri?"
"Dengan orang-orang yang bisa pulang... lalu selesai."
Johan menoleh. "Maksudnya?"
"Meninggalkan pekerjaan di kantor. Meninggalkan wajah yang harus mereka pakai seharian. Meninggalkan semuanya." Ia tersenyum kecil. "Aku belum terlalu pandai melakukan itu."
Johan mengangguk pelan. Ia tidak tahu harus menjawab apa. Dia malah jadi bertanya-tanya: topeng apa yang saat ini sedang dipakai oleh Novia?
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Yosep Sang Pemimpin
Maldalias
Flash
Topeng
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Mengapa Kamu Selingkuh
AndikaP
Cerpen
OSENG-OSENG KACANG PANJANG
Maria Kumalararas
Novel
Fall in Love with Devils
judea
Flash
Jarak
Indra Afriza Arsad
Komik
Promise
franofran
Flash
MAMA. . . . AKU RINDU. . . .
Iman Siputra
Flash
Sayang, Mari Kita Berpisah
Celica Yuzi
Cerpen
Don
Zaki S. Piere
Novel
Endless Origami
dedanel
Komik
Di Ujung Keputusan
Bukan Penyair
Flash
Dewasa
Lentera jingga
Novel
Glimpse of Our Youth
Ida Ayu Saraswati
Komik
I For myself
Astira Izzatul Azzahra
Rekomendasi
Flash
Topeng
Indra Afriza Arsad
Flash
Jarak
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Penjaga Suara Yang Hilang
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Untuk Yang Pernah Diam
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Di Antara Dua Musim
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Hujan Pertama Di Musim Semi (Buku I: Bramanta)
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Sakanpari: Tempat Kita Pernah Ada
Indra Afriza Arsad
Flash
N-P-D
Indra Afriza Arsad
Flash
Pemburu Capung
Indra Afriza Arsad
Flash
Mei
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Selembar Puisi Di Musim Hujan
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Satu Pagi Di Kopitaloka
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Kopitaloka: Rumah Yang Kebetulan Menjual Kopi
Indra Afriza Arsad