Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Rumah tidak selalu berupa dinding dan atap.
Kadang ia berwujud suara yang tetap tinggal ketika orang yang kita cintai telah lama pergi.
Ketika Kopitaloka—kedai kopi kecil milik Sena—berada di ambang penutupan, seorang pria tua bernama Anwar datang membawa sebuah kotak yang telah dijaganya selama bertahun-tahun. Di dalamnya tersimpan kaset-kaset lama berisi suara Saras, ibu Sena yang telah tiada.
Melalui rekaman-rekaman itu, Sena kembali mengenal sosok ibunya, menyusuri kisah Lereng Wangi yang pernah menjadi tempat singgah banyak orang, serta menemukan jejak-jejak cinta, persahabatan, dan harapan yang selama ini luput dari pandangannya.
Di antara aroma kopi, surat-surat lama, dan cerita para pengunjung yang datang silih berganti, Sena perlahan memahami bahwa rumah bukanlah tempat yang selalu bisa kita tinggali.
Kadang rumah adalah kenangan yang dijaga.
Kadang rumah adalah seseorang yang memilih bertahan.
Dan kadang rumah adalah suara yang tetap menemani kita pulang, bahkan setelah pemiliknya telah lama menghilang.
Penjaga Suara yang Hilang adalah kisah hangat tentang kehilangan, keluarga, dan pencarian rumah dalam bentuk yang paling tak terduga.
Kadang ia berwujud suara yang tetap tinggal ketika orang yang kita cintai telah lama pergi.
Ketika Kopitaloka—kedai kopi kecil milik Sena—berada di ambang penutupan, seorang pria tua bernama Anwar datang membawa sebuah kotak yang telah dijaganya selama bertahun-tahun. Di dalamnya tersimpan kaset-kaset lama berisi suara Saras, ibu Sena yang telah tiada.
Melalui rekaman-rekaman itu, Sena kembali mengenal sosok ibunya, menyusuri kisah Lereng Wangi yang pernah menjadi tempat singgah banyak orang, serta menemukan jejak-jejak cinta, persahabatan, dan harapan yang selama ini luput dari pandangannya.
Di antara aroma kopi, surat-surat lama, dan cerita para pengunjung yang datang silih berganti, Sena perlahan memahami bahwa rumah bukanlah tempat yang selalu bisa kita tinggali.
Kadang rumah adalah kenangan yang dijaga.
Kadang rumah adalah seseorang yang memilih bertahan.
Dan kadang rumah adalah suara yang tetap menemani kita pulang, bahkan setelah pemiliknya telah lama menghilang.
Penjaga Suara yang Hilang adalah kisah hangat tentang kehilangan, keluarga, dan pencarian rumah dalam bentuk yang paling tak terduga.
Tokoh Utama
Saraswati Anindya
Anwar Wijaya
Sena Ardani
Farelan Egi Wirantara
#1
Suara Sebagai Rumah
#2
Suara Dari Gelombang Radio
#3
Pagi yang Dulu Pernah Ada
#4
Sehari di Lereng Wangi
#5
Musim yang Mulai Pendek
#6
Suara yang Disimpan Langit
#7
Hari Ketika Lereng Wangi Tutup Lebih Awal
#8
Lereng Wangi, Sekali Lagi
#9
Waktu Berlalu, Musim Berganti
#10
Lahirnya Sebuah Kedai Kopi
#11
Hari Pertama Di Kopitaloka
#12
Anak yang Datang Saat Hujan
#13
Sehari di Kopitaloka
#14
Kopitaloka Mulai Miring, Kapitan!
#15
Kehadiran Kotak Misterius
#16
Membuka Kotak Misteri
#17
Untuk Dibuka Saat Kamu Merasa Gagal
#18
Kaset Pita Peninggalan Ibu
#19
Suara Sang Ibu
#20
Orang-Orang yang Kembali Terdengar
#21
Suara-Suara yang Kembali
#22
Warisan yang Tidak Bisa Habis
#23
Penjaga Suara yang Hilang
#24
Kejutan Kecil Dari Sahabat Lama
#25
Penjaga Yang Tidak Terlihat
#26
Mempersiapkan Sebuah Kotak Berisi Pelukan
#27
Rak Penampung Suara
#28
Suatu Malam, Sena Mulai Menulis Surat
#29
Si Rambut Ikal
#30
EPILOG I: Setelah Video Itu
#31
Lampiran I: Beberapa Suara Yang Ditinggalkan Di Kotak Pesan Kopitaloka
#32
Lampiran II: Catatan Operasional Egi
#33
Epilog II: Orang-orang Yang Pernah Singgah Di Kopitaloka
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
3
Dibaca
32
Tentang Penulis
Indra Afriza Arsad
Sebagai seorang penyair, saya kadang juga menulis cerpen, novella, apa pun yang membuat saya mampu untuk membeli roti dan kopi
Bergabung sejak 2026-06-13
Telah diikuti oleh 27 pengguna
Sudah memublikasikan 12 karya
Menulis lebih dari 62,717 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Kuncup Berlian
Ais Aisih
Novel
Penjaga Suara Yang Hilang
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Selembar Puisi Di Musim Hujan
Indra Afriza Arsad
Novel
Bukan Darah Daging
Novia Sakura
Novel
PCPK Dream Catcher
Noura Publishing
Novel
HARUSKAH KUAKHIRI KISAH INI
Atis Dee Jay
Flash
Setitik Noda di Pualam Putih
Best Siallagan
Flash
Rapat Dekom
Deden Darmawan
Flash
MATI
Mar Kumbang
Novel
Second Official
Selly Melani Putri
Flash
Pasti ada bagus nya
Eva yunita
Skrip Film
Double Dealing
Huyi Thiean
Novel
LUNA
Fathiyya mudrika
Komik
COUNT:ER
Ka2ttekoi
Flash
Selamat Tahun Baru!
Reyan Bewinda
Rekomendasi
Cerpen
Selembar Puisi Di Musim Hujan
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Penjaga Suara Yang Hilang
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Satu Pagi Di Kopitaloka
Indra Afriza Arsad
Novel
Sakanpari: Tempat Kita Pernah Ada
Indra Afriza Arsad
Novel
Bronze
Di Antara Dua Musim
Indra Afriza Arsad
Flash
Pemburu Capung
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Bronze
Untuk Yang Pernah Diam
Indra Afriza Arsad
Cerpen
Kopitaloka: Rumah Yang Kebetulan Menjual Kopi
Indra Afriza Arsad
Novel
Hujan Pertama Di Musim Semi (Buku I: Bramanta)
Indra Afriza Arsad
Flash
N-P-D
Indra Afriza Arsad
Flash
Mei
Indra Afriza Arsad