Kirim izin baca kepada penulis skrip ini?
Blurb
"Bayangkan hidup di mana semua orang berbisik, tapi tak ada yang bisa kau matikan."
Arga bisa mendengar isi kepala siapa pun, bising, mentah, dan tak terfilter. Sampai ia bertemu Kirana, satu-satunya orang yang pikirannya sunyi total.
Namun di balik diam Kirana ada Hush, teknik membungkam pikiran, dan harga yang tak pernah diceritakan.
Bisakah kau benar-benar hidup... kalau semua suara dibungkam?
Arga bisa mendengar isi kepala siapa pun, bising, mentah, dan tak terfilter. Sampai ia bertemu Kirana, satu-satunya orang yang pikirannya sunyi total.
Namun di balik diam Kirana ada Hush, teknik membungkam pikiran, dan harga yang tak pernah diceritakan.
Bisakah kau benar-benar hidup... kalau semua suara dibungkam?
Premis
Seorang pria yang tersiksa oleh isi kepala orang lain menemukan ketenangan pada gadis berpikiran sunyi, lalu harus memilih: membungkam pikirannya sendiri dengan Hush, atau menanggung suara-suara yang bisa membunuhnya perlahan.
Pengenalan Tokoh
Arga hidup dengan kutukan: ia mendengar isi kepala orang lain. Makin dewasa, makin keras kebisingan itu, sampai menenggelamkan suara hatinya sendiri. Ia bekerja di gudang arsip bawah tanah hanya agar bertemu lebih sedikit orang.
Suatu malam ia tersesat ke sebuah stasiun tua dan bertemu Kirana, gadis yang pikirannya sunyi total. Bagi Arga, Kirana adalah keheningan yang selama ini ia cari. Ia mulai datang setiap malam, dan untuk pertama kalinya bisa tidur nyenyak.
Tapi Kirana menyimpan rahasia. Keheningannya bukan bawaan lahir, melainkan hasil Hush, teknik membungkam pikiran yang nyaris membuatnya kehilangan diri. Ketika masa lalu Kirana datang lewat Baskara, sang guru yang menawarkan Hush "tanpa harga", Arga dihadapkan pada pilihan berbahaya: membungkam pikirannya sendiri, atau menanggung suara-suara yang bisa menghancurkannya perlahan.
Di kota yang tak pernah benar-benar diam, Arga harus menemukan jawabannya.
Suatu malam ia tersesat ke sebuah stasiun tua dan bertemu Kirana, gadis yang pikirannya sunyi total. Bagi Arga, Kirana adalah keheningan yang selama ini ia cari. Ia mulai datang setiap malam, dan untuk pertama kalinya bisa tidur nyenyak.
Tapi Kirana menyimpan rahasia. Keheningannya bukan bawaan lahir, melainkan hasil Hush, teknik membungkam pikiran yang nyaris membuatnya kehilangan diri. Ketika masa lalu Kirana datang lewat Baskara, sang guru yang menawarkan Hush "tanpa harga", Arga dihadapkan pada pilihan berbahaya: membungkam pikirannya sendiri, atau menanggung suara-suara yang bisa menghancurkannya perlahan.
Di kota yang tak pernah benar-benar diam, Arga harus menemukan jawabannya.
Sinopsis
Disukai
0
Dibaca
0
Tentang Penulis
Bobby Mahmud
Driver | Penulis | Podcaster 🎙️
Founder The Silent Room — Podcast Horor 👻
BAM²⁰ Photography 📷
📍 Balikpapan, Kalimantan Timur.
Menulis cerita, mengabadikan momen, dan menikmati setiap perjalanan. 🚗✍️
Founder The Silent Room — Podcast Horor 👻
BAM²⁰ Photography 📷
📍 Balikpapan, Kalimantan Timur.
Menulis cerita, mengabadikan momen, dan menikmati setiap perjalanan. 🚗✍️
Bergabung sejak 2026-09-05
Telah diikuti oleh 49 pengguna
Sudah memublikasikan 18 karya
Menulis lebih dari kata
Rekomendasi dari Thriller
Skrip Film
MIND READER: HUSH
Bobby Mahmud
Novel
Deathskull
Rama Sudeta A
Flash
Aroma
Afri Meldam
Novel
SANTRI DI BURSA EFEK
Prasetya
Novel
SECRET BODYGUARD
Fadil umar djawas
Komik
PENALTY GRADE
maulana faris
Novel
Origin
Mizan Publishing
Novel
SOKA: Air Mata Api
Agung Wahyu Prayitno
Novel
Mistery Ketua Klub Renang
Moycha Zia
Novel
Ranting
Ariya Gesang
Novel
Dinner Party
Khay khay
Cerpen
Siapa yang mati hari ini?
Linggarjati Bratawati
Skrip Film
Here Comes Another Prank
Akhmad Mufti
Novel
Kampung Bahagia
A.A.Pusung
Cerpen
MILIKKU
Tulisan Tinta16
Rekomendasi
Skrip Film
MIND READER: HUSH
Bobby Mahmud
Novel
4in1: Empat Duda, Satu Perjaka
Bobby Mahmud
Novel
Rumah Tangga Percobaan
Bobby Mahmud
Flash
SONDER
Bobby Mahmud
Novel
Permainan Tujuh Nyawa
Bobby Mahmud
Novel
Jogja, Aku kira Aku singgah
Bobby Mahmud
Cerpen
Penitipan Mimpi
Bobby Mahmud
Flash
AMIGDALA
Bobby Mahmud
Novel
ENTROPI
Bobby Mahmud
Flash
Yang Bertahan
Bobby Mahmud
Cerpen
Yang Tertinggal di Kesunyian
Bobby Mahmud
Flash
Warung Kopi Jam 3 Pagi
Bobby Mahmud
Cerpen
DALAN DAT
Bobby Mahmud
Cerpen
Temu: Sebelum Fajar Tiba
Bobby Mahmud
Flash
Sepenggalan Pagi
Bobby Mahmud