Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Kadang, tempat yang paling jauh dari rumah justru yang membuat kita tahu ke mana sebenarnya ingin pulang.
Firza, 40 tahun, sudah lama berhenti berharap. Bukan karena hidupnya buruk—pekerjaannya lancar, rumahnya rapi, semuanya baik-baik saja. Justru itu yang paling ia takuti: hidup yang berjalan di tempat yang sama, hari demi hari, sejak perceraiannya enam tahun lalu.
Tanpa rencana matang, ia memesan tiket ke Jogja. Sebulan saja, katanya pada diri sendiri. Sekadar singgah.
Rencana itu berantakan pada hari kelima, ketika sebuah foto jalanan yang ia ambil tanpa sengaja menangkap wajah seorang perempuan berhijab yang sedang tertawa di kejauhan.
Namanya Ami. Periang di permukaan, keras kepala di dalam—dan sedang berjuang sendirian menyembunyikan sesuatu yang perlahan meruntuhkan dunianya.
Keduanya sama-sama bersumpah tidak akan jatuh cinta lagi. Firza karena trauma yang belum sepenuhnya sembuh. Ami karena persoalan yang tak pernah ia bagikan pada siapa pun—apalagi pada laki-laki asing yang katanya cuma "singgah" di kotanya.
Tapi Jogja, kota yang membiarkan orang berjalan pelan-pelan, punya cara sendiri mempertemukan dua orang yang sama-sama sedang berlari dari sesuatu.
Ketika masa lalu Ami akhirnya terbongkar, dan waktu Firza di Jogja ternyata jauh lebih singkat dari yang mereka kira—akankah cinta yang tumbuh dari kebetulan ini cukup kuat bertahan melawan jarak, luka lama, dan keraguan yang belum sepenuhnya hilang?
Atau, seperti yang mereka takutkan sejak awal, akankah semua ini hanya menjadi satu lagi kisah singgah yang berakhir menjadi kenangan?
Firza, 40 tahun, sudah lama berhenti berharap. Bukan karena hidupnya buruk—pekerjaannya lancar, rumahnya rapi, semuanya baik-baik saja. Justru itu yang paling ia takuti: hidup yang berjalan di tempat yang sama, hari demi hari, sejak perceraiannya enam tahun lalu.
Tanpa rencana matang, ia memesan tiket ke Jogja. Sebulan saja, katanya pada diri sendiri. Sekadar singgah.
Rencana itu berantakan pada hari kelima, ketika sebuah foto jalanan yang ia ambil tanpa sengaja menangkap wajah seorang perempuan berhijab yang sedang tertawa di kejauhan.
Namanya Ami. Periang di permukaan, keras kepala di dalam—dan sedang berjuang sendirian menyembunyikan sesuatu yang perlahan meruntuhkan dunianya.
Keduanya sama-sama bersumpah tidak akan jatuh cinta lagi. Firza karena trauma yang belum sepenuhnya sembuh. Ami karena persoalan yang tak pernah ia bagikan pada siapa pun—apalagi pada laki-laki asing yang katanya cuma "singgah" di kotanya.
Tapi Jogja, kota yang membiarkan orang berjalan pelan-pelan, punya cara sendiri mempertemukan dua orang yang sama-sama sedang berlari dari sesuatu.
Ketika masa lalu Ami akhirnya terbongkar, dan waktu Firza di Jogja ternyata jauh lebih singkat dari yang mereka kira—akankah cinta yang tumbuh dari kebetulan ini cukup kuat bertahan melawan jarak, luka lama, dan keraguan yang belum sepenuhnya hilang?
Atau, seperti yang mereka takutkan sejak awal, akankah semua ini hanya menjadi satu lagi kisah singgah yang berakhir menjadi kenangan?
Tokoh Utama
Firza
Ami
#1
KATA PENGANTAR
#2
PROLOG
#3
BAB 1 — EMPAT PULUH TAHUN DI TEMPAT YANG SAMA
#4
BAB 2 — KEPUTUSAN YANG TIDAK DIRENCANAKAN
#5
BAB 3 — KOTA YANG MENYAMBUT TANPA BASA-BASI
#6
BAB 4 — PEREMPUAN DI DALAM BINGKAI
#7
BAB 5 — KEMBALI KE TEMPAT YANG SAMA
#8
BAB 6 — PEREMPUAN YANG TIDAK SUKA BASA-BASI
#9
BAB 7 — KOPI YANG SAMA, DUA KALI
#10
BAB 8 — NAMA YANG AKHIRNYA DIKETAHUI
#11
BAB 9 — ATURAN TIDAK TERTULIS
#12
BAB 10 — MALIOBORO TENGAH MALAM
#13
BAB 11 — KAMERA DAN RAHASIA KECIL
#14
BAB 12 — PERJALANAN SPONTAN KE KALIURANG
#15
BAB 13 — PERSAINGAN KONYOL
#16
BAB 14 — TEMAN-TEMAN BARU
#17
BAB 15 — SISI LAIN AMI
#18
BAB 16 — BALIKPAPAN MENELEPON
#19
BAB 17 — SALAH PAHAM KECIL
#20
BAB 18 — PERMINTAAN MAAF DI ALUN-ALUN KIDUL
#21
BAB 19 — MALAM WAYANG
#22
BAB 20 — JEJAK MASA LALU FIRZA MULAI TERKUAK
#23
BAB 21 — RAHASIA AMI
#24
BAB 22 — FIRZA MENCARI TAHU DIAM-DIAM
#25
BAB 23 — PERTENGKARAN PERTAMA YANG SESUNGGUHNYA
#26
BAB 24 — JARAK YANG DISENGAJA
#27
BAB 25 — PAMERAN FOTO KECIL
#28
BAB 26 — PENGAKUAN AMI
#29
BAB 27 — PENGAKUAN FIRZA
#30
BAB 28 — MALAM KEJUJURAN
#31
BAB 29 — KABAR DARI BALIKPAPAN
#32
BAB 30 — WAKTU YANG MENIPIS
#33
BAB 31 — FOTO TERAKHIR
#34
BAB 32 — PERPISAHAN DI BANDARA ADISUTJIPTO
#35
BAB 33 — BALIKPAPAN YANG TERASA ASING
#36
BAB 34 — AMI DAN PILIHANNYA
#37
BAB 35 — PESAN YANG TAK TERKIRIM
#38
BAB 36 — KEBERANIAN YANG TERLAMBAT
#39
BAB 37 — PERTEMUAN YANG TIDAK DIRENCANAKAN
#40
BAB 38 — JOGJA YANG SINGGAH DI HIDUPNYA
#41
EPILOG
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Pantengin bab baru tiap hari, jam 19:30
Rekomen banget, suka dengan ceritanya 😀💯
Disukai
53
Dibaca
1.8k
Tentang Penulis
Bobby Mahmud
Driver | Penulis | Podcaster 🎙️
Founder The Silent Room — Podcast Horor 👻
BAM²⁰ Photography 📷
📍 Balikpapan, Kalimantan Timur.
Menulis cerita, mengabadikan momen, dan menikmati setiap perjalanan. 🚗✍️
Founder The Silent Room — Podcast Horor 👻
BAM²⁰ Photography 📷
📍 Balikpapan, Kalimantan Timur.
Menulis cerita, mengabadikan momen, dan menikmati setiap perjalanan. 🚗✍️
Bergabung sejak 2026-09-05
Telah diikuti oleh 74 pengguna
Sudah memublikasikan 23 karya
Menulis lebih dari 261,418 kata pada novel
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Jogja, Aku kira Aku singgah
Bobby Mahmud
Novel
Finally Mr Right
Bentang Pustaka
Cerpen
Agenda Hati
Dear An
Cerpen
GADIS PEMETIK MANGGA
Amrullah Ibrahim
Novel
Di Tepi Telaga
Marlina Permatasari
Novel
Cinta Teman Masa Kecil
AksaShen
Cerpen
Medsos = Papan Penanda
Nuel Lubis
Novel
Sesingkat Kalimat Ini
Putri Wulan Ningrum
Komik
Jingga di Langit Senja
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Hari ketika Monda Jatuh Cinta
Afri Meldam
Novel
CINTA ITU K.A.M.U
Shinbul
Novel
Jarak
AliyatulMafrudzoh
Novel
Sang Kembang Desa
Amrullah Ibrahim
Flash
Hujan Bulan November
Halimah RU
Cerpen
Sepertinya Kita Putus Saja
Nuel Lubis
Rekomendasi
Novel
Jogja, Aku kira Aku singgah
Bobby Mahmud
Flash
Sepenggalan Pagi
Bobby Mahmud
Novel
4in1: Rahasia yang Tertinggal
Bobby Mahmud
Flash
Asap Terakhir
Bobby Mahmud
Flash
Yang Tersisa dari Hutan
Bobby Mahmud
Novel
Serpihan Surga
Bobby Mahmud
Flash
AMIGDALA
Bobby Mahmud
Novel
RIFKY dan HANIF #1 — BLOOD COVENANT
Bobby Mahmud
Novel
4in1: Empat Duda, Satu Perjaka
Bobby Mahmud
Flash
SONDER
Bobby Mahmud
Flash
Warung Kopi Jam 3 Pagi
Bobby Mahmud
Cerpen
DALAN DAT
Bobby Mahmud
Novel
ENTROPI
Bobby Mahmud
Cerpen
Penitipan Mimpi
Bobby Mahmud
Flash
Coffee Cup and You
Bobby Mahmud