Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Senja—detektif termuda di NYPD—punya wajah polos yang terlalu "baik hati" untuk dunia kriminal. Semua orang meremehkan. Semua orang mengira ia hanyalah anak magang.
Sayangnya bagi mereka. . . Senja jauh lebih berbahaya daripada kelihatannya.
Saat laporan kucing hilang masuk, Senja menganggap itu sekadar tugas konyol yang harus diselesaikan secara cepat. Tapi satu petunjuk kecil mengubah semuanya: sebuah pita merah yang diletakkan terlalu sempurna. Terlalu bersih. Terlalu sengaja.
Lalu muncul saksi anak kecil yang ketakutan.
Dan bisikan itu:
> "Dia bilang. . . kalian pasti akan datang."
Siapa "dia"?
Kenapa tahu Senja akan terlibat?
Dan kenapa terasa seperti ini bukan kasus pertama mereka?
Bersama partnernya Sarah—si galak elegan dengan intuisinya setajam belati—Senja mendapati bahwa seseorang sedang membuka permainan. Permainan yang tampaknya dirancang khusus untuknya.
Semakin mereka mengikuti petunjuk, semakin jelas: ini bukan tentang kucing. Ini tentang seseorang yang ingin menguji Senja, langkah demi langkah.
Dan yang paling menakutkan?
Orang itu selalu satu langkah lebih depan.
Kasus ringan berubah jadi undangan berbahaya.
Dan Senja baru saja menerimanya.
Sayangnya bagi mereka. . . Senja jauh lebih berbahaya daripada kelihatannya.
Saat laporan kucing hilang masuk, Senja menganggap itu sekadar tugas konyol yang harus diselesaikan secara cepat. Tapi satu petunjuk kecil mengubah semuanya: sebuah pita merah yang diletakkan terlalu sempurna. Terlalu bersih. Terlalu sengaja.
Lalu muncul saksi anak kecil yang ketakutan.
Dan bisikan itu:
> "Dia bilang. . . kalian pasti akan datang."
Siapa "dia"?
Kenapa tahu Senja akan terlibat?
Dan kenapa terasa seperti ini bukan kasus pertama mereka?
Bersama partnernya Sarah—si galak elegan dengan intuisinya setajam belati—Senja mendapati bahwa seseorang sedang membuka permainan. Permainan yang tampaknya dirancang khusus untuknya.
Semakin mereka mengikuti petunjuk, semakin jelas: ini bukan tentang kucing. Ini tentang seseorang yang ingin menguji Senja, langkah demi langkah.
Dan yang paling menakutkan?
Orang itu selalu satu langkah lebih depan.
Kasus ringan berubah jadi undangan berbahaya.
Dan Senja baru saja menerimanya.
Tokoh Utama
Senja
#1
Princess di Kantor Polisi
#2
Yang duduk di Balik Semak
#3
Langkah yang Tidak Sesuai SOP
#4
Jangan Menoleh!
#5
Langkah Yang Terlihat Sepele
#6
Konsekuensi yang Datang Diam-Diam
#7
Garis Tipis yang Sengaja Dilewati
#8
Ruang Tanpa Jendela
#9
Retakan yang Tidak Disengaja
#10
Harga yang Disepakati
#11
Keputusan Kecil yang Salah Alamat
#12
Orang yang Paling Masuk Akal
#13
Tindakan yang Terlihat Biasa
#14
Percakapan Tanpa Saksi
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Lebih menarik mana: detektif jenius yang sadar dirinya hebat,
atau detektif yang diremehkan tapi pelan-pelan mengendalikan permainan?
Ayo kita diskusi
Disukai
17
Dibaca
1.3k
Tentang Penulis
Aulia umi halafah
-
Bergabung sejak 2025-08-10
Telah diikuti oleh 59 pengguna
Sudah memublikasikan 22 karya
Menulis lebih dari 26,466 kata pada novel
Rekomendasi dari Thriller
Novel
Series Detektif Senja
Aulia umi halafah
Cerpen
Yang Berjuang di Balik Sunyi
Fazil Abdullah
Novel
Munyerau
Rizky aditya
Flash
Tokek
hidayatullah
Cerpen
Empat Air Mata yang Jatuh Bersama Gerimis
Fazil Abdullah
Cerpen
canvas of sin
Alfiya
Novel
Archelene
Ratihcntiia
Cerpen
Algojo Darah Kembali Menuntut Keadilan
Eldoria
Cerpen
Kipas Tiga Kepala
Wafa Nabila
Cerpen
Lima Botol
Hekto Kopter
Novel
PUKAT
Heri Haliling
Novel
SASAR
ALDEVOUT
Novel
Paycho Pathos
MR Afida
Novel
Namaku Alice
Sem Irviady Surya
Novel
1998
KartikaSh
Rekomendasi
Novel
Series Detektif Senja
Aulia umi halafah
Flash
Sebelum nafas itu berhenti
Aulia umi halafah
Flash
Pesan yang Tak Pernah Terkirim
Aulia umi halafah
Flash
Orang yang Selalu Pulang Lebih Dulu
Aulia umi halafah
Cerpen
Surat yang Tidak Pernah Sampai
Aulia umi halafah
Flash
Nama yang Tidak Pernah Dipanggil
Aulia umi halafah
Cerpen
Anggaran Yang Hilang Jam Dua Pagi
Aulia umi halafah
Cerpen
Bronze
Penumpang Terakhir Malam Itu
Aulia umi halafah
Flash
Sekolah yang Pulang Lebih Dulu
Aulia umi halafah
Flash
Lampu Terakhir di Lorong B
Aulia umi halafah
Cerpen
Bronze
Saat Gelap Tak Lagi Meminta Izin
Aulia umi halafah
Cerpen
Bronze
Jam Pulang yang Selalu Sama
Aulia umi halafah
Cerpen
Lorong yang Menganga
Aulia umi halafah
Cerpen
Hari Ini Aku Datang Lebih Awal
Aulia umi halafah
Flash
Bronze
Keputusan yang Datang Terlambat
Aulia umi halafah