Daftar isi
#1
Princess di Kantor Polisi
#2
Yang duduk di Balik Semak
#3
Langkah yang Tidak Sesuai SOP
#4
Jangan Menoleh!
#5
Langkah Yang Terlihat Sepele
#6
Konsekuensi yang Datang Diam-Diam
#7
Garis Tipis yang Sengaja Dilewati
#8
Ruang Tanpa Jendela
#9
Retakan yang Tidak Disengaja
#10
Harga yang Disepakati
#11
Keputusan Kecil yang Salah Alamat
#12
Orang yang Paling Masuk Akal
#13
Tindakan yang Terlihat Biasa
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
Apakah Anda akan menghapus komentar ini?
#13
Tindakan yang Terlihat Biasa
Bagikan Chapter
Chapter Terkunci
Cuplikan Chapter ini
Hari itu dimulai tanpa tanda khusus Tidak ada rapat darurat Tidak ada email dengan subjek mencurigakan Sistem berjalan seperti biasanyatenang rapi nyaris ramah Justru itu yang membuatku waspada Aku tiba lebih pagi dari jadwal Bukan untuk bekerja lebih keras tapi untuk bekerja lebih sunyi Di jam-jam seperti itu sistem belum sepenuhnya terjaga Prosedur ada tapi manusia belum banyak yang ikut campur Aku membuka dashboard perkara dan mengakses modul yang jarang disentuh kecuali ole
Beli Chapter
Baca chapter ini, detik ini juga
Rp1.000
atau 1 kunci
Beli Novel
Semua chapter akan terbuka
Rp5.000
atau 5 kunci
Chapter Sebelumnya
Chapter 12
Orang yang Paling Masuk Akal
Chapter Selanjutnya
Bersambung
Terakhir diperbarui: 6 hari 6 jam lalu
Sedang Dibicarakan
Cerpen
Bronze
Perjuangan Menggapai Mimpi di Tengah Cobaan
Azhar Ainun Hidayat
Novel
Bronze
Secrets of Cute Women
Raina Ester Agnesia
Novel
Bronze
Kutitipkan Wajahmu Pada Bulan (Edisi Cerbung)
Imajinasiku
Cerpen
SUNYI SEKALI
Hans Wysiwyg
Novel
Gold
Sometimes I Lie
Noura Publishing
Flash
Doa Pedagang Sepatu
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Me Vs Perokok Idiot!!!
cahyo laras
Flash
Under The Rain #2 (END)
Yooni SRi
Cerpen
Bronze
Langit Biru
Lina Budiarti
Cerpen
Bronze
Bujang Gulali: Sahabat Sayang, Sahabat Malang
Supriyatin Yuningsih
Novel
Bronze
Novel Animal-Linked : Balon Udara 2/3 lingkaran
Hendra Setiawan
Novel
Bronze
Fallen Angel
Naftalia Satra
Novel
Gold
Fantasteen Deadly Claws
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Jangan kirimi aku Cinta, kirimi aku Kepastian
syaifulloh
Cerpen
Bronze
Claude Gueux
Ahmad Muhaimin