Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Rosalie, seorang gadis Belanda berjiwa bebas, melarikan diri ke Hindia Timur demi menghindari perjodohan. Setibanya di Batavia, ia bertemu Pieter, pemuda Indo-Eropa yang lembut, pintar, dan berwibawa. Pertemuan itu mengubah hidupnya. Bersama Pieter, ia menemukan arti rumah, cinta, dan keluarga. Pernikahan mereka nyaris sempurna.
Sampai akhirnya badai menerjang.
Kelahiran anak kedua membuat Rosalie terjerumus dalam depresi pascamelahirkan. Hari-hari yang sebelumnya hangat berubah menjadi gelap dan asing. Saat ia berjuang memulihkan diri dan mempertahankan keluarganya, seorang perempuan dari masa lalu Pieter muncul; Arum, perempuan peranakan Tionghoa-pribumi penuh obsesi yang mengancam keutuhan rumah tangganya.
Sampai akhirnya badai menerjang.
Kelahiran anak kedua membuat Rosalie terjerumus dalam depresi pascamelahirkan. Hari-hari yang sebelumnya hangat berubah menjadi gelap dan asing. Saat ia berjuang memulihkan diri dan mempertahankan keluarganya, seorang perempuan dari masa lalu Pieter muncul; Arum, perempuan peranakan Tionghoa-pribumi penuh obsesi yang mengancam keutuhan rumah tangganya.
Tokoh Utama
Rosalie Catharina Boelens
Pieter Adriaansz Vrolijk
Arum
#1
Het leven gaat niet altijd over rozen.
#2
Beter één vogel in de hand dan tien in de lucht.
#3
In nood leert men zijn vrienden kennen.
#4
Van de regen in de drup.
#5
Er is geen man over boord.
#6
Iets met een korreltje zout nemen.
#7
Oostindisch doof zijn.
#8
Iemand gouden bergen beloven.
#9
Maak je borst maar nat.
#10
In rustiger vaarwater komen.
#11
Een oud paard van stal halen.
#12
Met een schone lei beginnen.
#13
Iemand een hart onder de riem steken.
#14
Dweilen met de kraan open.
#15
De aap komt uit de mouw.
#16
Patah tongkat, berjeremang.
#17
Bak anjing yang menyalak di ekor gajah.
#18
Petir yang menyambar di siang bolong.
#19
Tanam padi tumbuh ilalang.
#20
Karena nila setitik, rusak susu sebelanga.
#21
Bak anjing terjepit pagar.
#22
Bagai telur di ujung tanduk.
#23
Bajak sudah terdorong ke bancah.
#24
Air susu dibalas air tuba.
#25
Dalam lautan bisa diduga, dalam hati siapa tahu.
#26
Belalang yang hendak jadi elang.
#27
Bagai api dalam sekam.
#28
Beroleh lumpur di tempat yang kering.
#29
Bagai kerbau dicucuk hidung.
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
11
Dibaca
608
Tentang Penulis
Anisha Dayu
Ars longa. Vita brevis
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 704 pengguna
Sudah memublikasikan 4 karya
Menulis lebih dari 272,625 kata pada novel
Rekomendasi dari Sejarah
Novel
Mawar Derana, Arum Lara
Anisha Dayu
Novel
Prahara Diakhir Tahta
Fitri Yeni Musollini
Flash
Ekspedisi Nubuat
Ravistara
Novel
KAU, AKU DAN GELORA REVOLUSI
Akhmad Faizal Reza
Novel
Creator.Inc
Bentang Pustaka
Novel
Catatan Orang-Orang Linglung
Eza Budiono
Novel
SURAT CINTA AGAM
Embart nugroho
Novel
Gelap di Buru
Kalam Insan
Novel
Mozaik Duka
AmertaSandyakala
Novel
Nusantara Cyber
Farikha Salsabilla Putri
Novel
Go Set a Watchman
Mizan Publishing
Flash
Balada Terong
d Curly Author
Cerpen
JEJAK DI TANAH MAJAPAHIT
Aprialdo Situmorang
Cerpen
Sumpah Laksmana
Suryawan W.P
Novel
Kisah Tak Berujung
Savana Radiani
Rekomendasi