Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Novel ini masih diperiksa oleh kurator
Blurb
Dibesarkan untuk kuat, bukan untuk merasa.
Anak-anak belajar menahan air mata, tapi tidak pernah diajari merasa.
Novel ini tentang luka yang diwariskan lintas generasi, pola cinta dingin yang selalu berulang,
dan keberanian untuk mencintai dengan rasa yang diciptakan sendiri.
Rapuh, jujur, tapi nyata.
Anak-anak belajar menahan air mata, tapi tidak pernah diajari merasa.
Novel ini tentang luka yang diwariskan lintas generasi, pola cinta dingin yang selalu berulang,
dan keberanian untuk mencintai dengan rasa yang diciptakan sendiri.
Rapuh, jujur, tapi nyata.
Tokoh Utama
Aruna
Tama
Elara
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
0
Dibaca
10
Tentang Penulis
Desto Prastowo
-
Bergabung sejak 2025-08-27
Telah diikuti oleh 385 pengguna
Sudah memublikasikan 22 karya
Menulis lebih dari 43,953 kata pada novel
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Kita Dibesarkan untuk Kuat, Bukan Bahagia
Desto Prastowo
Novel
Let's Watch the Stars Forever
Glory Morning
Novel
The Vanilla Heart
Bentang Pustaka
Cerpen
Bunga yang Tak Pernah Layu
shaa
Novel
True Love
salisa
Novel
Hari Hari Terakhirku Bersamamu
Hafizh Isya
Novel
Cry Disease
Priscilla Melva Sharon
Novel
When Love Walked In
Bentang Pustaka
Novel
PINK!
Mahia Kata
Novel
KARELUNA
Jenitha
Flash
Fatima
Faisal Susandi
Novel
Kamulah Pemeran Utama
Maulana Affandi
Novel
Sekalimat untuk Nada
Muhammad Fiqih Sugesty
Novel
"Meja Kerja Ayah"
Ade Zul Affandi
Novel
Sembilu
Bentang Pustaka
Rekomendasi
Novel
Kita Dibesarkan untuk Kuat, Bukan Bahagia
Desto Prastowo
Flash
Bronze
Hantu Anti-Ghosting
Desto Prastowo
Flash
Bronze
Dua Lilin di Bukit Sunyi
Desto Prastowo
Cerpen
Bronze
DELAPAN LENGAN PAK OKTOPUS
Desto Prastowo
Flash
Bronze
Cum Laude di Sudut Jalan
Desto Prastowo
Flash
Bronze
Handphone yang Tertinggal
Desto Prastowo
Cerpen
Bronze
Kuburan Di Bawah Gedung Megah
Desto Prastowo
Cerpen
Bronze
Lampu dari Sungai yang Mengering
Desto Prastowo
Flash
Tongkat, Payung, dan Kulit Kacang
Desto Prastowo
Cerpen
Bronze
Sebelum Kamu Mengetuk Lagi
Desto Prastowo
Cerpen
Bronze
Cuti Emosional WiFi
Desto Prastowo
Cerpen
Bronze
Syamsul dan Senja yang Jujur
Desto Prastowo
Cerpen
Bronze
GAMBAR TANPA WAJAH
Desto Prastowo
Flash
Bronze
Algoritma Hasrat, Borgol di Tangan
Desto Prastowo
Cerpen
Bronze
Puisi yang Tak Pernah Sampai
Desto Prastowo