Telah Selesai
0 Disukai
181 Dibaca

Kamar Bernapas

Penulis : Imajiner
Favorit
QR Code
Bagikan
Blurb
MIMPI TERCIPTA KARENA SEBUAH PERTANDA

***

Tissa Permata sangat senang, pendidikan magister di luar negerinya berjalan lancar dan menyenangkan. Oleh karenanya, menjelang Summer Break tiba, ia merencanakan mudik ke Indonesia dan menceritakannya semua hal kepada orang tua yang sangat ia sayangi yaitu ibunya, Yanti Ellyandri.

Bukan tanpa sebab Tissa menyayangi Yanti. Yanti adalah pahlawan baginya, Yanti pula yang menafkahi dan menjadikan Tissa sebagai orang yang sukses seperti saat ini. Tissa bahkan sudah melupakan ayah kandungnya, Fandi. Setelah Fandi meninggalkan dirinya ketika masih duduk di sekolah dasar dan juga meninggalkan Yanti tanpa alasan yang jelas.
Tissa sangat membenci Fandi.

Tiba di Indonesia, Tissa berbicara panjang lebar kepada Yanti. Mereka berdua sangat akrab, hingga pada suatu kesempatan, Tissa mengajak Yanti untuk pergi berlibur karena sudah lama rasanya mereka tidak berlibur bersama. Yanti ragu menerima ajakkan anaknya itu karena suatu hal, hingga dengan paksaan anaknya yang penasaran, Yanti bercerita kalau Eyangnya telah meninggal tanpa memberitahukan dirinya.

Eyang Waluyo atau ayah Fandi meninggal tiga bulan yang lalu. Bukan tanpa alasan, Yanti menutup-nutupinya dari Tissa, faktor pikiran menjadi salah satu penyebabnya karena Yanti tahu sifat anaknya yang selalu memikirkan suatu hal secara berlebihan.

Walaupun membenci ayahnya, Tissa sama sekali tidak membenci mendiang Eyangnya, mereka bahkan memiliki kenangan manis ketika Tissa kecil selalu menghabiskan waktu bermain bersamanya, bahkan Eyang selalu memberi Tissa pelajaran hidup yang Tissa masih ingat selalu hingga saat ini.

Akhirnya Yanti dan Tissa pun bersepakat, sebelum pergi berlibur, Yanti meminta Tissa untuk setidaknya mengunjungi keluarga besar Eyang di desa sambil berziarah ke makam Eyang.

Tissa menyanggupi permintaan mamanya namun dengan satu syarat, Fandi tidak boleh hadir atau tahu bila Tissa ada di rumah Eyang dan Yanti pun menerima syarat tersebut.

Perjanjian Tissa dan Yanti pun dimulai. Ketika tiba di rumah Eyang, Tissa kaget lantaran dirinya masih disambut hangat oleh orang-orang yang tinggal di rumah Eyang. Mereka membuat Tissa benar-benar nyaman menghabiskan waktunya di rumah Eyang.

Namun entah mengapa, beberapa hari setelah Tissa tinggal dan menghabiskan waktu di rumah Eyang, Tissa mengalami rentetan kejadian aneh yang tak biasa, bahkan gangguan-gangguan itu berlanjut ke dalam mimpi-mimpi tidurnya. Apakah Tissa diganggu oleh Eyang Waluyo yang meninggal Tiga bulan yang lalu? Atau ada hal lain yang membuatnya ketakutan?

***
Cerita mengandung unsur agama dan spiritualisme. Kebijakan pembaca amat sangat disarankan.

Beberapa teks cerita menggunakan dua bahasa, Bahasa Indonesia dan Bahasa Jawa.
Teks terjemahan tersedia dibawahnya dengan menggunakan tanda kurung (...)

***

Cover design by: CANVA
HAK CIPTA DILINDUNGI
Tokoh Utama
Tissa
Eyang Waluyo
Akbar
Yanti
Fandi
Hendra
Mbah Sri
Pakde Sardi
Warsito
Yuni