Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
"Dunia Tidak Butuh Fakta, Hanya Cerita"
Semua berawal dari rumah kecil yang penuh tawa.
Dari seorang kakak yang ingin menjadi pelindung,
dari adik perempuan yang hanya ingin tumbuh seperti anak lainnya,
dan dari seorang ibu yang mencoba bertahan dengan cinta dan air mata.
Tapi dunia tidak peduli pada niat baik.
Ia lebih percaya pada rumor, lebih cepat menghakimi, dan lebih suka bertepuk tangan saat orang lain jatuh.
Dan ketika iblis datang dengan wajah manusia—berpakaian rapi, berbicara lembut—tak ada yang menyangka bahwa kehancuran sudah duduk di ruang tamu.
Kisah ini adalah tentang diam yang terpaksa,
tentang kebenaran yang ditelan waktu,
tentang keluarga yang dihancurkan oleh satu tangan,
dan oleh seribu mulut yang tak mau mendengar.
Ini bukan dongeng. Tak ada akhir bahagia di sini.
Hanya luka yang dicatat, agar dunia tahu:
kadang, yang paling menyakitkan bukan kejahatan itu sendiri—tapi ketika kebenaran datang terlambat, dan semua orang sudah terlanjur pergi.
Semua berawal dari rumah kecil yang penuh tawa.
Dari seorang kakak yang ingin menjadi pelindung,
dari adik perempuan yang hanya ingin tumbuh seperti anak lainnya,
dan dari seorang ibu yang mencoba bertahan dengan cinta dan air mata.
Tapi dunia tidak peduli pada niat baik.
Ia lebih percaya pada rumor, lebih cepat menghakimi, dan lebih suka bertepuk tangan saat orang lain jatuh.
Dan ketika iblis datang dengan wajah manusia—berpakaian rapi, berbicara lembut—tak ada yang menyangka bahwa kehancuran sudah duduk di ruang tamu.
Kisah ini adalah tentang diam yang terpaksa,
tentang kebenaran yang ditelan waktu,
tentang keluarga yang dihancurkan oleh satu tangan,
dan oleh seribu mulut yang tak mau mendengar.
Ini bukan dongeng. Tak ada akhir bahagia di sini.
Hanya luka yang dicatat, agar dunia tahu:
kadang, yang paling menyakitkan bukan kejahatan itu sendiri—tapi ketika kebenaran datang terlambat, dan semua orang sudah terlanjur pergi.
Tokoh Utama
Doni
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
9
Dibaca
1.1k
Tentang Penulis
Temu Sunyi
Aku tak menawarkan pelipur. Aku penulis syair, aku peramu luka & pencatat kenyataan. Dalam tiap aksara, kusulam sayatan air mata & Kubuka aib dunia.
Bergabung sejak 2025-05-16
Telah diikuti oleh 204 pengguna
Sudah memublikasikan 29 karya
Menulis lebih dari 69,744 kata pada novel
Rekomendasi dari Fantasi
Novel
Denting Pilu Yang Berbisik
Temu Sunyi
Novel
Khodam Leluhur
Kakco
Novel
Jalan untuk Dilalui
Regina Mustika
Novel
Secret
Imajindah
Novel
The Eight Stranger Things
kasan black
Novel
Ordeal of Thrones
Aiden
Novel
Datenshi
Adora
Novel
Broken Throne
Noura Publishing
Novel
Iluh Sari
Andreas Agung Kurnianto
Novel
PARAICON
Agus Sutisna
Novel
Predicted Era : Mean
Hendika A. Cantona
Novel
Monyet Buluk & Putri Lisa
Nuel Lubis
Novel
Luminary
Sukma
Komik
Mark of the Dragon
Abiyoso Ariobimo
Novel
Obsesi Mister Daniel
Rani Apriliani
Rekomendasi
Novel
Bronze
Denting Pilu Yang Berbisik
Temu Sunyi
Novel
Bersalah Sebelum Bernapas
Temu Sunyi
Novel
Tempat Terakhir Namamu Kucuri
Temu Sunyi
Cerpen
Racun Menghalalkan
Temu Sunyi
Cerpen
Pencari Kursi Suapan
Temu Sunyi
Novel
Keanggunan Dipeluk Takdir
Temu Sunyi
Novel
Pelita Luka Menanti Senja
Temu Sunyi
Novel
Tubuhku Tak Salah, Tapi Dunia Menghakimi
Temu Sunyi
Novel
Bronze
Keheningan Ditikam Jeruji
Temu Sunyi
Cerpen
Pembisuan Sang Orator
Temu Sunyi
Cerpen
Takdir Dari Rahim
Temu Sunyi
Cerpen
Anak Di Tanah Konflik
Temu Sunyi
Novel
Sajak Kelam Para Terbuang
Temu Sunyi
Novel
Anak Diujung Pelukan
Temu Sunyi
Cerpen
Parade Para Domba
Temu Sunyi