Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Namaku Fajar.
Tapi dunia tak pernah membiarkanku terbit.
Aku lahir bukan untuk disambut pagi,
tapi untuk diburu sebelum sempat bersinar.
Segala hal sudah ditentukan bahkan sebelum aku bicara:
wajahku terlalu miskin untuk dipercaya,
dan tangisku terlalu sunyi untuk didengar.
Mereka bilang, kejujuran itu cahaya.
Tapi cahaya itu justru membakar tubuhku sendiri.
Aku bukan pembunuh, tapi mereka butuh satu.
Dan aku. . . cukup diam untuk jadi sasaran,
cukup malang untuk jadi panggung tontonan.
Tak ada yang bertanya kenapa aku diam.
Karena di dunia ini, suara hanyalah milik mereka
yang duduk lebih tinggi dari luka.
Dan sebelum aku padam sepenuhnya,
izinkan aku mengaku:
yang kubunuh bukan manusia. . .
tapi harapan yang sudah terlalu lama disiksa.
Tapi dunia tak pernah membiarkanku terbit.
Aku lahir bukan untuk disambut pagi,
tapi untuk diburu sebelum sempat bersinar.
Segala hal sudah ditentukan bahkan sebelum aku bicara:
wajahku terlalu miskin untuk dipercaya,
dan tangisku terlalu sunyi untuk didengar.
Mereka bilang, kejujuran itu cahaya.
Tapi cahaya itu justru membakar tubuhku sendiri.
Aku bukan pembunuh, tapi mereka butuh satu.
Dan aku. . . cukup diam untuk jadi sasaran,
cukup malang untuk jadi panggung tontonan.
Tak ada yang bertanya kenapa aku diam.
Karena di dunia ini, suara hanyalah milik mereka
yang duduk lebih tinggi dari luka.
Dan sebelum aku padam sepenuhnya,
izinkan aku mengaku:
yang kubunuh bukan manusia. . .
tapi harapan yang sudah terlalu lama disiksa.
Tokoh Utama
Fajar
#1
Lahir Tanpa Hak
#2
Suara yang Tak Lagi Bernyawa
#3
Kenyang dalam Bohong
#4
Tak Pernah Benar-Benar Ada
#5
Seragam dari Masa Lalu
#6
Tangisan yang Kutahan Demi Mereka
#7
Sekat yang Tak Terlihat
#8
Jangan Bilang Aku Mengada-Ngada
#9
Cita-Cita yang Ditertawakan
#10
Tawa yang Membelah Luka
#11
Janji yang Terlalu Berat untuk Dipenuhi
#12
Kebun Binatang Impian
#13
Aku, Karung, dan Dunia yang Menutup Hidung
#14
Tatapan yang Tak Pernah Membuatku Turun Kepala
#17
Nama yang Tak Pernah Dipanggil
#18
Sakit yang Tak Bisa Dijelaskan dengan Kata
#19
Jeruji yang Menggugurkan Doa
#20
Sujud yang Menghitamkan Langit
#21
Wajah yang Sudah Dicap Sebelum Salah Ditemukan
#22
Nama Yang Tak Pernah Dibela
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
26
Dibaca
2.1k
Tentang Penulis
Temu Sunyi
Aku tak menawarkan pelipur. Aku penulis syair, aku peramu luka & pencatat kenyataan. Dalam tiap aksara, kusulam sayatan air mata & Kubuka aib dunia.
Bergabung sejak 2025-05-16
Telah diikuti oleh 198 pengguna
Sudah memublikasikan 29 karya
Menulis lebih dari 69,744 kata pada novel
Rekomendasi dari Sejarah
Novel
Bersalah Sebelum Bernapas
Temu Sunyi
Novel
The Storyteller, Macedonia
Neza
Novel
Jangan Panggil Aku Bapak
Haris Fadilah Hryadi
Novel
Gelap di Buru
Kalam Insan
Novel
Dear Malaikat Izrail
princess bermata biru
Cerpen
Pengetik Tak Terlupakan (Sayuti Melik dan Detik-detik Proklamasi)
Febryanz Lim
Novel
Antara Bayang dan Cita
Kurokami
Novel
Legenda Negeri Bharata
Putu Felisia
Novel
Go Set a Watchman
Mizan Publishing
Novel
Mimpi Yang Tak Membawaku Pulang
Temu Sunyi
Novel
Rumah Tanpa Pulang
Erna Surya
Novel
KANDANG BUBRAH
Snowflakemlet
Novel
Keris Bima Sakti: The Return Of Jena Teke
Vitri Dwi Mantik
Cerpen
Anak Di Tanah Konflik
Temu Sunyi
Novel
Aku dan kisahku
Muhammad Nasrulami
Rekomendasi
Novel
Bersalah Sebelum Bernapas
Temu Sunyi
Novel
Bronze
Mimpi Yang Tak Membawaku Pulang
Temu Sunyi
Cerpen
Anak Di Tanah Konflik
Temu Sunyi
Novel
Tubuhku Tak Salah, Tapi Dunia Menghakimi
Temu Sunyi
Novel
Malam Yang Menghapus Nama
Temu Sunyi
Novel
Pelita Luka Menanti Senja
Temu Sunyi
Novel
Air Mata Yang Diharamkan
Temu Sunyi
Novel
Langit Menolak Jelita
Temu Sunyi
Cerpen
Racun Menghalalkan
Temu Sunyi
Novel
Keanggunan Dipeluk Takdir
Temu Sunyi
Cerpen
Pembisuan Sang Orator
Temu Sunyi
Cerpen
Penjarahan Pejuang
Temu Sunyi
Cerpen
Pencari Kursi Suapan
Temu Sunyi
Novel
Bronze
Kenangan Yang Terbenam
Temu Sunyi
Cerpen
Takdir Dari Rahim
Temu Sunyi