Novel
Genre → Religi
Anak Diujung Pelukan
Oleh Temu Sunyi
Mulai membaca
Telah selesai
Gratis untuk dibaca
Blurb
Dulu aku punya pelukan. Punya harapan. Punya alasan untuk tertawa tanpa harus meminta izin dunia.

Tapi kemudian segalanya dirampas—oleh cinta yang tak tahu menjaga, oleh masyarakat yang gemar menuding tanpa pernah benar-benar melihat, oleh hidup yang terlalu kejam untuk anak-anak yang lahir dari luka.

Ibuku disebut penghibur. Aku disebut anak haram. Sekolah bukan tempat belajar, tapi panggung penghakiman.

Jalanan bukan tempat bermain, tapi lorong sunyi tempat harga diri diinjak. Setiap langkah adalah upaya bertahan. Setiap napas adalah perlawanan diam.

Aku hidup di antara mereka yang disembunyikan dari brosur pariwisata dan ceramah agama. Tapi dari merekalah aku belajar tentang ketulusan, keberanian, dan cinta yang tak bersyarat.

Malam ini, aku tak lagi meminta untuk dimengerti. Aku hanya ingin dikenang. . . bukan sebagai aib, tapi sebagai saksi. Bahwa di balik nama-nama yang dihapus, masih ada manusia. Masih ada aku.
Tokoh Utama
Rudi
Kamu harus masuk terlebih dahulu untuk mengirimkan ulasan, Masuk
Belum ada Ulasan
Disukai
8
Dibaca
1.3k
Tentang Penulis
Temu Sunyi
Aku tak menawarkan pelipur. Aku penulis syair, aku peramu luka & pencatat kenyataan. Dalam tiap aksara, kusulam sayatan air mata & Kubuka aib dunia.
Bergabung sejak 2025-05-16
Telah diikuti oleh 179 pengguna
Sudah memublikasikan 28 karya
Menulis lebih dari 69,744 kata pada novel
Rekomendasi dari Religi
Rekomendasi