Ulangan Online

Dzaki—sulungku—yang hari ini ulangan harian secara daring melalui google form, bertanya padaku yang sedang memasak di dapur. 

“Mi, apa arti nabati, hewani, biotik dan abiotik?” 

“Kak …, Kakak lagi ulangan jadi tidak boleh bertanya pada orang tua. Harus kerjakan sendiri.”

“Bukan, Mi, ini bukan pertanyaannya. Aku bukan bertanya jawabannya. Ini pilihan jawaban, tapi aku tidak tau apa artinya.”

“Tetap tidak boleh, Kak. Itulah pentingnya belajar. Kakak malah main terus.”

“Boleh lah, Mi.”

“Itu liat kata Bu Guru. Tidak boleh liat buku, tidak boleh dibantu, harus dikerjakan sendiri.”

“Ayolah, Mi. Apa artinya?” Sulungku ini memang paling gigih meminta jika belum terpenuhi.

“Kak …,” aku melihat ke arahnya, menatapnya dengan seksama, “Ummi tidak peduli Kakak mendapat nilai berapa pun. Mau besar, mau kecil, Ummi tidak peduli. Yang Ummi pedulikan adalah akhlak Kakak. Ummi mau Kakak menjadi orang yang jujur.”

“Tapi, aku tidak tau jawabannya, Mi.”

“Kakak baca bismillah, trus berdoa. Minta sama Allah untuk menuntun Kakak memilih jawaban yang tepat.”

Jagoan kelas lima SD itu balik lagi ke kamar. Menyelesaikan ulangannya. Tidak lama kemudian ia bersorak senang.

“Kenapa Kak? Bener semua?” teriakku, yang masih sibuk di dapur.

Dzaki mendekat, memperlihatkan layar hape ke padaku dengan semringah. Tampak hasil ulangannya tertera di sana.

6 disukai 2 komentar 1.1K dilihat
Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Sugiadi Azhar terimakasih sudah mampir 😊
Alhamdulillah.. 😊
Saran Flash Fiction