Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
'Melihat hujan mengingatkanku akan dirimu.
Suara hujan menuntunku mendendangkan kesedihan karna kehilanganmu.
Titik-titik hujan yang jatuh ke bumi, menyadarkanku bahwa kau tak lagi bersamaku di sini, di dunia ini.'
Bagi Zahara Nadindra, hujan adalah kesedihan. Hujan hanya mengingatkannya pada Abyasa Narapati--teman masa putih abu-abu--yang menjadi cinta pertamanya. Sebab, tangisan langit itu mengiringi kematian Abyasa, delapan tahun yang lalu.
Zahara sudah berencana menikah dengan Prasetyo Wahyudi, lelaki yang mencintainya jauh sebelum kehadiran Abyasa. Namun, di tengah-tengah proses persiapan pernikahan mereka, muncul seseorang yang persis sama dengan Abyasa.
Kehadiran Lyan Manggala, lelaki yang sangat mirip dengan almarhum Abyasa--yang masih sangat Zahara cintai--tak bisa dipungkiri, mulai mengusik rencana pernikahan Zahara maupun Prasetyo.
Tidak hanya itu, Alaina Rosalie, yang juga teman Zahara, mulai khawatir Lyan--yang ia kenal pertama kali saat melanjutkan study di luar negeri dan telah menjadi pasangannya itu--berpaling pada Zahara.
Suara hujan menuntunku mendendangkan kesedihan karna kehilanganmu.
Titik-titik hujan yang jatuh ke bumi, menyadarkanku bahwa kau tak lagi bersamaku di sini, di dunia ini.'
Bagi Zahara Nadindra, hujan adalah kesedihan. Hujan hanya mengingatkannya pada Abyasa Narapati--teman masa putih abu-abu--yang menjadi cinta pertamanya. Sebab, tangisan langit itu mengiringi kematian Abyasa, delapan tahun yang lalu.
Zahara sudah berencana menikah dengan Prasetyo Wahyudi, lelaki yang mencintainya jauh sebelum kehadiran Abyasa. Namun, di tengah-tengah proses persiapan pernikahan mereka, muncul seseorang yang persis sama dengan Abyasa.
Kehadiran Lyan Manggala, lelaki yang sangat mirip dengan almarhum Abyasa--yang masih sangat Zahara cintai--tak bisa dipungkiri, mulai mengusik rencana pernikahan Zahara maupun Prasetyo.
Tidak hanya itu, Alaina Rosalie, yang juga teman Zahara, mulai khawatir Lyan--yang ia kenal pertama kali saat melanjutkan study di luar negeri dan telah menjadi pasangannya itu--berpaling pada Zahara.
Tokoh Utama
Zahara Nadindra
Abyasa Narapati
Lyan Manggala
Karya yang Terhubung
#1
Chapter 1. Promosi Cinta
#2
Chapter 2. Malu tapi Mau
#3
Chapter 3. Sikap Aneh Abyasa
#4
Ayahnya, Ayahku juga?
#5
Cinta Bersemi
#6
Chapter 6. Benci tapi Rindu
#7
Part 7. Kenyataan Lain
#8
Chapter 8. Kenyataan yang menyakitkan
#9
Chapter 9. Haruskah Rasa ini Disimpan saja?
#10
Chapter 10. Di balik Nyanyian Hujan
#11
Chapter 11. Nyanyian Duka di Saat Hujan
#12
Chapter 12. Kejutan dari Alaina
#13
Chapter 13. Eternalland
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
32
Dibaca
5.6k
Tentang Penulis
Aizawa
-
Bergabung sejak 2020-08-23
Telah diikuti oleh 515 pengguna
Sudah memublikasikan 24 karya
Menulis lebih dari 88,649 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Nyanyian Hujan
Aizawa
Novel
My Internet Best Friend
Sella Aracellia
Novel
Not Perfect
Butiran Rinso
Novel
Tiramisu Cake
Mita Vacariani
Novel
Ini SMK bukan SMA
Yayak
Novel
My Wonderful Friendship
Mizan Publishing
Novel
SALWA-AZIS
Imajinasiku
Novel
SUNRISE
Kala Hujan
Novel
The Escaped Wife
Aditya Prajana Putri Prasetyowati
Novel
An Yan sheng ping
Flower
Skrip Film
EXPIRED
Nadia Mu'abidah
Skrip Film
Apa Aku Boleh Bahagia?
Billy Yapananda Samudra
Flash
LURUH
Alita
Novel
Glance from Libra
Indah N. Oktavia
Novel
Pernikahan Dini
Citra Wardani
Rekomendasi
Novel
Bronze
Nyanyian Hujan
Aizawa
Flash
Bronze
Pusi, The Sadly Cat
Aizawa
Flash
Bronze
Bangun Cinta
Aizawa
Novel
Nyaris Satu Langkah
Aizawa
Flash
Bronze
FOTO PROFIL
Aizawa
Novel
Bronze
SENANDIKA RASA
Aizawa
Novel
Bronze
Cinta Sepotong Pensil
Aizawa
Novel
Bronze
Love Of Rayya
Aizawa
Flash
Bronze
Cinta tapi Gengsi
Aizawa
Flash
Bronze
Ulangan Online
Aizawa
Novel
Bronze
Ujung Tombak
Aizawa
Cerpen
Bronze
Lelaki Usil itu Berinisial R
Aizawa
Flash
Bronze
Sesuatu yang Bernama RASA
Aizawa
Flash
Bronze
UTANG
Aizawa
Cerpen
Bronze
Untukmu, Muara Rinduku
Aizawa