Pemuda Berkepala Anjing
Slice of Life
Galang menatap tajam si mata empat, ia menunduk lagi, membentulkan bingkai kaca matanya yang terus merosot. Buku-buku jemarinya yang kurus terlihat gemetar. Sungguh, pemandangan yang menyedihkan. Galang mendengus kesal dan berjalan menghampiri pemuda itu. Ia menarik lengan Diki. Kemeja murahan biru langit itu robek di tangannya. Galang membanting tubuh ringkih itu ke tembok. Di sampingnya, Bayu dan Bimo terkekeh puas. Mereka berdua menahan tangan dan kaki Diki, membuat ia terlihat seperti ayam yang siap dicincang.
Galang menyeringai sinis. Ia mengambil isapan terakhir rokoknya, membiarkan rongga dadanya menggelembung, dan mencondongkan tub...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp30.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Pemuda Berkepala Anjing
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Beli Salah, Tidak Juga Salah
Elsa Ayu
Cerpen
Royadi dan Jin Ifrit dari dalam Kendi
Ryan Esa
Cerpen
Perempuan Pemakan Bangkai
Nimas Rassa Shienta Azzahra
Cerpen
Ban Kempes
Awal Try Surya
Cerpen
Ibu Jangan Mati
Siti Soleha
Cerpen
Nighty Night Tea
Fann Ardian
Cerpen
Petasan Yang Kontroversial
Yovinus
Cerpen
Jawaban Tuhan
spacekantor
Cerpen
Pesugihan Abah Miun
Bisma Lucky Narendra
Cerpen
Belalang dan Ramalan yang Tak Selesai
Muram Batu
Cerpen
Gubuk Kecil di Kota Kuning
Rafael Yanuar
Cerpen
Dua Asbak
Muhammad Sapril
Cerpen
30
Desynata Purnamasari
Cerpen
TERLAHIR UNTUK BERJUANG
Daniel Sarumaha
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Pemuda Berkepala Anjing
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Senyum Masa Lalu
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
KOTA MATINYA EMPATI
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
PETAKA POHON BERINGIN
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Monumen Keserakahan
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
MANAJER BABI
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Bungkamnya Kebenaran
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
ES GABUS SADIKIN
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
GLADIS MUDIK
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Amarah Bram
Toni Al-Munawwar