ES GABUS SADIKIN
Slice of Life
Matahari tepat di atas ubun-ubun, memanggang aspal hingga uapnya mengepul di jalanan yang lengang. Di bawah sengatan itu, Sadikin berjalan tergopoh-gopoh. Bahu lelaki tua yang ringkih itu seolah berderak memikul kotak kayu berisi es gabus aneka warna yang mulai berkeringat. Sesekali tangannya gemetar, bukan karena beban pikulan, tapi karena usia yang terus tergerus dimakan aspal. Wajah Sadikin yang teduh seperti anomali di tengah bergemingnya kota yang tak punya belas kasihan. Ia menyusuri gang-gang sempit yang pengap sambil sesekali menajamkan tel...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp30.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
ES GABUS SADIKIN
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Mirna
Wulan Dzifa
Cerpen
Wannabe
Zaki S. Piere
Cerpen
Catatan Harian Pak Treng
Rafael Yanuar
Cerpen
Rumah yang Hilang
Amalia Puspita Utami
Cerpen
Senandika Di Bawah Laut
alifa ayunindya maritza
Cerpen
Hati Seorang Sahabat
Munkhayati
Cerpen
Disowned
Normal Temperature
Cerpen
Di Atas Piring
Cindy meilana
Cerpen
Mat Tabik
Bonari Nabonenar
Cerpen
Neraka Yang Terulang
Nuniek Sobari
Cerpen
Obrolan di Malam Hari
Hai Ra
Cerpen
Puasa
Muhammad Adli Zulkifli
Cerpen
Sejakartanya Jakarta
Muram Batu
Cerpen
Muka Datar
Fajar Muharram
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
ES GABUS SADIKIN
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
MANAJER BABI
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
GLADIS MUDIK
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
KOTA MATINYA EMPATI
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
PETAKA POHON BERINGIN
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Amarah Bram
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Senyum Masa Lalu
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Bungkamnya Kebenaran
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Pemuda Berkepala Anjing
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Monumen Keserakahan
Toni Al-Munawwar