KOTA MATINYA EMPATI
Slice of Life
Langit sore masih tetap sama—semburat kemerahannya bertengger kokoh menaungi orang-orang yang sibuk lalu lalang. Kota ini tak pernah berubah sejak puluhan tahun lalu, hanya saja orang-orang yang tinggal di dalamnya mulai berubah. Mereka kini lebih sibuk dan kaku menekuri setiap hal yang bergulir tiada henti di balik layar ponsel. Hampir setiap detik selalu saja ada hal-hal baru yang muncul di balik layar itu—menyedot perhatian setiap orang. Maka, jangan heran, jika tegur sapa dan tebar senyum di kota ini menjadi komoditas langka yang layak dimuseumkan.
Bedu memacu sepeda motor bututnya di jalanan ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp30.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
KOTA MATINYA EMPATI
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Gadis Sembunai
Hans Wysiwyg
Cerpen
Sabda Pasar
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Janu Kara
RD Sinta
Cerpen
MANAJER BABI
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Polwan cita-cita ku
Nesya Nurbaeyinah
Cerpen
PETAKA POHON BERINGIN
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Sebuah kegagalan karena ketidakpedulian kesombongan dan meremehkan perhatian kecil
Andika Prawira
Cerpen
My Annoying Boss
Rein Senja
Cerpen
GLADIS MUDIK
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Prajurit Cahaya
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
A MAN WITH FEMALE BIRD
SIXTEARS
Cerpen
Pulang
Lisnawati
Cerpen
Sang Penghianat
LSAYWONG
Cerpen
Manto dan Ayam Robot Bertopi Koboi
Arief Rahmanto
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
KOTA MATINYA EMPATI
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
MANAJER BABI
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
PETAKA POHON BERINGIN
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
GLADIS MUDIK
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
ES GABUS SADIKIN
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Pemuda Berkepala Anjing
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Senyum Masa Lalu
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Amarah Bram
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Monumen Keserakahan
Toni Al-Munawwar
Cerpen
Bronze
Bungkamnya Kebenaran
Toni Al-Munawwar