Jangan Sentuh, Nanti Pecah
Drama
Kota itu seakan dibangun dari kaca. Dari jendela-jendela apartemen yang tak pernah dibuka, dari gedung-gedung yang berkilat tapi dingin, dari halte bus yang memantulkan wajah-wajah lelah. Kaca yang bening sekaligus rapuh, tembus pandang tapi menutup rapat.
Raka berdiri di balkon kamarnya di lantai delapan, menatap malam yang diguyur hujan tipis. Lampu-lampu kendaraan menyala seperti garis-garis merah yang tak pernah habis. Dari jauh, suara klakson, tawa palsu di kafe bawah, dan ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Jangan Sentuh, Nanti Pecah
Renaldy wiratama
Novel
MENOLAK LUPA
Mae Takata
Cerpen
MEMBUANG IBU
Darryllah Itoe
Novel
Cinta dan Rahasia
Cesssy
Novel
Di Ujung Senja Kau Sebut Namaku
Raida Hasan
Komik
Nilai
Mnemonik M
Novel
Metamorfosa
Mizan Publishing
Novel
NOTHING
I | N
Novel
Cakrawala yang Sunyi
Rafael Yanuar
Skrip Film
Surat Cinta yang Terbaca
Imajinasiku
Skrip Film
Jomblo Dari Lahir
Wina Anggraeni
Novel
Aero school
Rain Dandelion
Cerpen
Love Story
Azazil Lucifer
Novel
Antropologi Cinta
Satorie
Novel
If I Can't
Keyna Azura
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Jangan Sentuh, Nanti Pecah
Renaldy wiratama
Novel
Negara, Hidup dan Mimpi
Renaldy wiratama
Cerpen
Bronze
Rakyat Dibunuh Polisi
Renaldy wiratama
Cerpen
Bronze
Janji yang Tak Dibayar, Tak Bisa Digoreng
Renaldy wiratama
Cerpen
Bronze
Manusia dan Waktu
Renaldy wiratama
Cerpen
Bronze
Sepotong Ingatan
Renaldy wiratama
Cerpen
Bronze
Mah Kameha Meha Familia
Renaldy wiratama
Cerpen
Bronze
Genang Luka Agustus
Renaldy wiratama
Cerpen
Bronze
Surat Terakhir Untuk Malam
Renaldy wiratama