Jangan Lupa Bahagia
Drama
Di terminal kedatangan bandara Halim, Bandung.
"Kendra!"
Seorang wanita tengah menyeret dua koper besar. Wajahnya yang lesu menoleh ke arah sumber suara.
"Kendra, kamu Kendra yang dulu tinggal di Dago, ya?"
Kendra menemukan wajah khas yang beriak ceria. Sesuatu dengan senyumnya melekat dalam ingatannya. "Fa... Far..."
"Ya! Aku Farhan, kamu tidak ingat aku?" Farhan mengulurkan tangannya, lalu dengan cepat segera menjabat tangan yang diulurkan Kendra.
Oh, itu dia!
"Farh...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Back To 1945!
Quenjee
Novel
Rumah yang Tak Pernah Ada
Peter Samudra
Novel
Rumah Ungu
Kesit H. setyadji
Cerpen
Jangan Lupa Bahagia
Vitri Dwi Mantik
Cerpen
Malam-Malam Wadam
Aneidda
Novel
Tempurung Kaca
Panca Lotus
Flash
CUKUP
Milteay
Novel
Fina
Anastasia BR
Komik
Neurodivergent
Lameguy
Skrip Film
Gelap Mata
Lany Inawati
Skrip Film
siapa sebenarnya kalian?
Pradesta ayu ningtyas
Novel
Sepatu lusuh sang sarjana
Indah Budiarti
Novel
Sohib Never Dies
Mizan Publishing
Flash
POHON PEPAYA
Lady Mia Hasneni
Novel
DARMA INDAH
Aditya Maulana Yusuf
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Jangan Lupa Bahagia
Vitri Dwi Mantik
Cerpen
Bronze
Lost Stars
Vitri Dwi Mantik
Flash
Lara
Vitri Dwi Mantik
Flash
Yang Terkasih
Vitri Dwi Mantik
Novel
Di Belahan Hati Yang Lain
Vitri Dwi Mantik
Novel
TRAUMA GENERASI
Vitri Dwi Mantik
Novel
Bronze
Keris Bima Sakti: The Return Of Jena Teke
Vitri Dwi Mantik
Novel
Lima Dara
Vitri Dwi Mantik
Flash
Adi Parasakti
Vitri Dwi Mantik
Flash
Andromeda"s Cry
Vitri Dwi Mantik
Flash
Fajar Menyingsing Di Palestina
Vitri Dwi Mantik
Flash
Barata dan Bahubali
Vitri Dwi Mantik
Novel
Bronze
Misteri Gunung Halilintar
Vitri Dwi Mantik
Cerpen
Bronze
Pahatan Hati
Vitri Dwi Mantik
Flash
Katja
Vitri Dwi Mantik