Inang
Drama
Jarum jam bergerak melewati angka delapan. Klakson angkot dan debu jalanan masih terasa melekat di pori-pori kulitku. Aku berdiri di depan pintu rumah dengan napas yang memburu langkah. Kemacetan panjang akibat kecelakaan di perempatan tadi membuatku terjebak dua jam di dalam bus yang pengap.
Sepanjang jalan, kepalaku dipenuhi rasa bersalah. Aku membayangkan anakku kelaparan menungguku pulang. Mungkin kondisinya sedang lemas, memejamkan mata agar waktu berjalan cepat. Pesanku tak dibalas lagi. Panggilan teleponku dibiarkan menggantung olehnya.
Tangan kananku mencengkeram kotak pizza yang mulai mendingin. Aku memaksakan sisa tenaga terakhir untuk membelinya. Berlari kencang,...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Baby Blue
Melia
Novel
AMIGDALA
N. HIDAYAH
Skrip Film
My World Will Be Yours
Sara Budi S
Skrip Film
Hiraeth (Inner Child)
Writer In Box
Flash
Mama
Farah Maulida
Cerpen
Inang
Jasma Ryadi
Novel
Moon On The Water
rayba lonehuman
Novel
You Are the One
Ahlul Sadu
Novel
LINGKUNG
Aiman Muin
Novel
Putih Yang Menyamar Hitam
Senna Simbolon
Novel
Sowon
Bella Puteri Nurhidayati
Novel
Perjalanan Cinta
Haida Lee
Novel
TAHTA
Deasy Astari Dawangga
Cerpen
Pria Buta dan Kuda Putih
Kemal Ahmed
Cerpen
𝐒𝐮𝐚𝐫𝐚 𝐲𝐚𝐧𝐠 𝐭𝐞𝐫𝐭𝐚𝐡𝐚𝐧
Langitttmallam
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Inang
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Gamophobia
Jasma Ryadi
Flash
Jejak
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Rasa yang Tak Bisa Kembali
Jasma Ryadi
Flash
Di Tepi Jurang
Jasma Ryadi
Flash
Gerimis yang Percuma
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Efisiensi
Jasma Ryadi
Flash
Satu Langkah Setelah Luka
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Ketika Kata-Kata Kembali
Jasma Ryadi
Flash
Badut Biru
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Telinga Kelima
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Laut yang Tak Menjawab
Jasma Ryadi
Flash
Aku dan Sebatang Rokok di Tangannya
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Di Radio Sekolah
Jasma Ryadi
Flash
Semangkuk Bakso
Jasma Ryadi