Efisiensi
Horor
Ada satu titik dalam kelelahan yang membuat setiap gesekan benda tumpul ke lantai ubin terasa seperti gergaji yang memotong saraf di pangkal leher. Tubuh bukan lagi wadah, melainkan medan tempur yang dibentuk oleh sistem otak.
Sudah jam tiga pagi. Aku baru saja selesai membasuh sisa kotoran Elisa yang merembes hingga ke sela-sela lipatan sprei. Jari-jariku keriput karena air sabun dan sisa kotoran yang terselip di bawah kuku. Dari kamar sebelah, gesekan roda plastik mainan tak henti menembus dinding.
"Rangga, tidur!" ucapku dengan nada agak tinggi.
Elisa ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Efisiensi
Jasma Ryadi
Skrip Film
Lonceng Kematian
Herman Siem
Skrip Film
RUWAT
Herman Siem
Flash
Jahat
Roy Rolland
Komik
GENITRI
Aitzuga
Novel
Takut
Imelda Yoseph
Flash
Dari Dimensi Lain
bomo wicaksono
Novel
Fantasteen Shadow
Mizan Publishing
Novel
Rahasia Kematian
Herman Siem
Cerpen
Tamu si Anak Kunti
Silvarani
Flash
Suara Gamelan di Sungai
Risti Windri Pabendan
Flash
Gadis di Dalam Cermin
Irma Susanti Irsyadi
Novel
ARWAH PENJEMPUT KENANGAN (5 Kisah Misteri di Masa Pandemi)
Darryllah Itoe
Flash
KISAH WEWE GOMBEL
M Fadly Hasibuan
Novel
Parang Maya (Kumpulan Cerita)
Maria Ispri
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Efisiensi
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Teman yang Tidak Datang ke Pemakaman
Jasma Ryadi
Flash
Lift
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Sore Hari Setelah Ibu Tiada
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Anto dan Sebatang Rokok
Jasma Ryadi
Flash
Bulan ke-10
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Setelah Malin Menjadi Batu: Doa Uni Salamah
Jasma Ryadi
Flash
Aroma Pukul Tiga Pagi
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Dunia Tanpa Hukum
Jasma Ryadi
Flash
Tatapan dari Jendela
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Firasat Mimpi
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Setelah Malin Menjadi Batu: Hasnah dan Debur Ombak
Jasma Ryadi
Flash
Jangan Menimpali!
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Shift Tiga
Jasma Ryadi
Flash
Mereka Bilang Aku Setan
Jasma Ryadi