Harga Sebuah Kejujuran
Slice of Life
Harga Sebuah Kejujuran
Hujan turun pelan di sore itu, membasahi atap seng rumah kontrakan yang mulai berkarat. Di bawahnya, Rafi duduk diam di kursi kayu reyot sambil menatap amplop putih yang tergeletak di atas meja.
Amplop itu sederhana, tapi isinya cukup untuk mengubah hidup seseorang.
Uang dua puluh juta rupiah — bonus proyek yang diberikan bosnya minggu lalu.
Namun, di antara tumpukan uang itu, Rafi menemukan sesuatu yang tak seharusnya ada: amplop lain, bertuliskan nama perusahaan yang berbeda, dengan nilai jauh lebih besar.
Ia sadar: ...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Harga Sebuah Kejujuran
Wahyu Hidayat
Cerpen
Ibu dan Segala Kompleksitasnya
Siti Aminatus Solikah
Cerpen
Satu Hari Tanpa Ponsel
Wahyu Hidayat
Cerpen
Gara-gara Uang Panaik
Kim Sabu
Cerpen
Belum Pernah Jadi Anak Seseorang
Astri Rahmawati Dewi
Cerpen
Kado Istimewa dari Hyung
Kim Sabu
Cerpen
Messi, Jangan Pindah!
Serenade
Cerpen
MAS DIMA
Sarjana MIPA
Cerpen
(Serasa) Ngga Punya Tetangga
Amalia Puspita Utami
Cerpen
Kisah Masa Orientasi Sekolah
Nadia Safa Nurmalacita
Cerpen
[The Other Me] Dibalik Topeng Om Badut
Pejandtan
Cerpen
UANG IURAN KELUARGA
N. HIDAYAH
Cerpen
Ini tentang Cinta; Mati
Andriyana
Cerpen
Terra Valley Rise of The Golem Empire
Tourtaleslights
Cerpen
Baliho
Muhaimin El Lawi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Harga Sebuah Kejujuran
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Kau Ajariku Arti Pulang
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Naga dan Nasi Goreng
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Satu Hari Tanpa Ponsel
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Jatuh Cinta di Antrian Bakso
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Ruang nomor 404
Wahyu Hidayat
Novel
Bronze
Sampai Tua Kita Bersama
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Di Antara Cahaya dan Luka
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Pelukan Terakhir Ibu
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Sisa Kopi di Gelas Plastik
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Saldo Kosong Hati Pun Hampa
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Jackpot yang Menghancurkan
Wahyu Hidayat