Di Antara Cahaya dan Luka
Romantis
Senja menempel di gedung-gedung tua kota, memantulkan cahaya oranye yang hangat di kaca jendela. Arga menyesap kopi panas di tangannya sambil menatap jalanan yang perlahan sepi. Kamera tergantung di lehernya, alat yang sudah menjadi perpanjangan matanya, saksi setiap detik yang ia abadikan. Tapi hari ini, sesuatu terasa berbeda. Hati yang biasanya tenggelam dalam ritme kota, justru terasa hampa.
Ia berjalan menyusuri trotoar yang lembap akibat hujan semalam, mengamati pantulan lampu jalan di genangan air. Setia...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Curhat pada Sopir Taksi
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Di Antara Cahaya dan Luka
Wahyu Hidayat
Novel
Rintik Hujan Tak Pernah Berpisah Dengan Awan
I.K Pradana
Novel
Day and Night
Stella
Novel
Antologi Kata : Angan
Janete Stephanie Br. Hutabarat
Novel
Nayaka
Lulu el Ulum
Novel
Slice Of Life Masachika
Muhyii
Flash
Balasan Surat Untukmu, Sean
lidia afrianti
Flash
Kebawa Mimpi atau Memang Jodoh?
Nuel Lubis
Novel
Detektif Palsu: Fail Romansa si Antibetina
Zangi al'Fayoum
Flash
Dua Senyum
Rani
Novel
Mantan
Bentang Pustaka
Novel
Mencintaimu
Widayanti
Novel
Museum Jiwa
Husni Magz
Novel
Kemerdekaan Untuk Giandra
jangmi eileen
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Di Antara Cahaya dan Luka
Wahyu Hidayat
Novel
Bronze
Sampai Tua Kita Bersama
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Kau Ajariku Arti Pulang
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Jackpot yang Menghancurkan
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Harga Sebuah Kejujuran
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Jatuh Cinta di Antrian Bakso
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Naga dan Nasi Goreng
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Ruang nomor 404
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Pelukan Terakhir Ibu
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Sisa Kopi di Gelas Plastik
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Saldo Kosong Hati Pun Hampa
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Satu Hari Tanpa Ponsel
Wahyu Hidayat