Kenapa Tak Ingin ke Kota?
Slice of Life
Nenek Iyem terus termenung di dalam kamarnya. Entah apa yang sedang dipikirkannya. Hanya dia saja yang mengetahuinya. Sejak anak laki-lakinya membawanya ke Jakarta, ia tak pernah tersenyum lagi.
Sudah beberapa hari sejak tinggal di Jakarta, Nenek Iyem tak pernah keluar rumah untuk menikmati keindahan kota. Ia hanya berdiam diri di kamar sambil terus termenung. Pandangannya yang kosong menimbulkan kekhawatiran dalam diri Darto. Anak laki-lakinya yang juga merupakan anak satu-satunya tersebut.
Sudah sekian kali Rafa, anak Darto yang masih berus...
Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Kenapa Tak Ingin ke Kota?
Anggrek Handayani
Cerpen
Warisan Dari Bapak
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Pesawat Kertas "Surat Kasih Untuk Ayah"
Siska Amelia
Cerpen
My Weird Online Friend
Rosa L.
Cerpen
Dapur dan Labelnya
Jasma Ryadi
Cerpen
REKAM
Yutanis
Cerpen
Light at the End of the Tunnel
Rizky Yahya
Cerpen
Disowned
Normal Temperature
Cerpen
Kepala Batu
Lusiana
Cerpen
Mamamia
Lany Inawati
Cerpen
Fairy Tale
Miss Anonimity
Cerpen
Ssstttt..Jangan Berisik!!!
Khairaniiii savira
Cerpen
Polwan cita-cita ku
Nesya Nurbaeyinah
Cerpen
Memecat Bos
Ravistara
Cerpen
Astrophile
lidia afrianti
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kenapa Tak Ingin ke Kota?
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Selamat Tinggal Tanah Kelahiranku
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sepasang Satria Piningit
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Si Kecil di Tepi Jalan
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sebuah Pengabdian
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kembalikan Senyum Ibu
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Nasihat Kakek Bisma
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Duka dalam Tawa
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Aku Ingin Terlahir Kembali
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Menggapai Asa di Tengah Samudera
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kenapa Tidak Boleh?
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kakek dan Bisma
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kenangan Bulan September
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Tahtamu Menantimu
Anggrek Handayani