Disukai
0
Dilihat
13
Customer Service untuk Doa yang Tertunda
Komedi
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Selamat Datang di Divisi Retur Takdir

"Nomor antrean sembilan ratus sembilan puluh sembilan ribu sembilan ratus sembilan puluh sembilan! Silakan menuju loket empat!"

Suara itu melengking, bukan lewat pelantang suara merek China yang sering krak-krok di kantor kelurahan, melainkan bergaung langsung di dalam tempurung kepalaku. Aku mengerjap. Di depanku, seorang pria berseragam kemeja biru muda dengan id-card berkilau sedang sibuk memelototi monitor transparan.

"Maaf, ini di mana ya?" tanyaku linglung.

"Kantor Pelayanan Publik Lintas Dimensi, Unit Keluhan Doa yang Belum Terpenuhi. Nama?" Petugas itu tidak menoleh sedikit pun. Jemarinya menari di atas keyboard yang juga transparan.

"Mahendra. Tapi, saya tadi lagi tidur..."

"Semua orang ke sini lewat jalur mimpi, Mas Mahendra. Jangan merasa spesial. Data Anda sudah muncul. Mahendra bin Sukardi, alamat Bumi, sektor Indonesia, domisili kos-kosan gang sempit yang atapnya bocor kalau hujan? Betul?"

Aku tersinggung. "Ya nggak usah disebut detail bocornya juga, Mas. Tapi, ini beneran kantor CS doa?"

"CS Doa, Divisi Kurasi dan Filter. Saya Ariel. Bukan Ariel Noah, jangan berharap lebih. Ada keluhan apa? Ce...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp10.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Komedi
Rekomendasi