Disukai
0
Dilihat
2
CALON ARANG
Horor
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Dadong Mentik tidak ke pura saat hari raya Galungan. Dia justru tidur di kamar sementara anak dan cucunya tidak memaksa untuk mandi lalu bersembahyang minimal di merajan saja. Mungkin anak dan cucunya tahu kalau neneknya sakit-sakitan berjalan saja memerlukan bantuan tongkat. Sementara warga kampung merayakan hari raya Galungan dengan suka cita. Anak-anak sejak pagi telah memakai baju baru berkumpul dengan teman-temannya sementara ibu-ibu membawa banten untuk dihaturkan ke pura. Bermacam-macam tarian dipersembahkan kepada Tuhan dalam berbagai manifestasinya hingga ada yang kerauhan (kesurupan).

Dari luar beberapa bule mengintip apa yang sedang terjadi di pura. Mungkin mereka sedang takjub dengan ritual beragama di Bali. Ada seoran...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Suka
Favorit
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Rekomendasi