Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Fenon Hugh Ledger datang ke Desa Mosche untuk mencari tempat tinggal dan pekerjaan baru. Karena ternyata tidak ada penginapan atau sejenisnya, dia terpaksa menumpang di rumah seorang anak kecil yang tinggal seorang diri.
Hari-hari Fenon yang dikira hanya akan diisi dengan bekerja, makan, tidur, menjadi jauh lebih sibuk oleh hadirnya bocah yang tidak bisa diam itu. Samuel Hudson Harewood namanya. Anak yang lebih dari tamat dalam menjelajahi desanya.
Fenon merasa tak ada yang terlalu aneh hingga Margaret, seorang wanita paruh baya yang baik hati di desa, menceritakan bahwa sepeninggalan kedua orang tuanya, Hudson menolak untuk tinggal dengan siapa pun.
Mengapa Hudson sekarang dengan mudahnya menawari Fenon untuk tinggal di rumahnya? Siapa sebenarnya Fenon di kehidupan Hudson?
Hari-hari Fenon yang dikira hanya akan diisi dengan bekerja, makan, tidur, menjadi jauh lebih sibuk oleh hadirnya bocah yang tidak bisa diam itu. Samuel Hudson Harewood namanya. Anak yang lebih dari tamat dalam menjelajahi desanya.
Fenon merasa tak ada yang terlalu aneh hingga Margaret, seorang wanita paruh baya yang baik hati di desa, menceritakan bahwa sepeninggalan kedua orang tuanya, Hudson menolak untuk tinggal dengan siapa pun.
Mengapa Hudson sekarang dengan mudahnya menawari Fenon untuk tinggal di rumahnya? Siapa sebenarnya Fenon di kehidupan Hudson?
Tokoh Utama
Samuel Hudson Harewood
Fenon Hugh Ledger
#1
Peta Pulau Baron dan Easust
#2
Chapter 01: Fenon dan Hudson
#3
Chapter 02: Samuel Hudson dan Kisahnya
#4
Chapter 03: Persiapan Membakar Ikan
#5
Chapter 04: Malam yang Ramai untuk Membakar Ikan
#6
Chapter 05: Pendatang dan Budaya Easust
#7
Chapter 06: Halo, Kevin!
#8
Chapter 07: Tentang Fenon
#9
Chapter 08: Menuang Teh
#10
Chapter 09: Kincir Air
#11
Chapter 10: Harewood
#12
Chapter 11: Pantai Tenggara Easust dan Jalan Sepanjang Pantai Menuju Desa Weseed
#13
Chapter 12: Peternakan dan Teh Weseed
#14
Chapter 13: Matahari Terbenam di Barat Salten
#15
Chapter 14: Roti Isi Karena Harus Segera Habis
#16
Chapter 15: Sebuah Tawa di Tepi Danau
#17
Chapter 16: Tentang Harewood dan Ledger
#18
Silsilah Keluarga
#19
Chapter 17: Kabar untuk Disebar
#20
Chapter 18: Tentang Conquest Parade
#21
Chapter 19: Tolong Aku, Conqueror Easton!
#22
Chapter 20: Hari-hari Luar Biasa!
#23
Chapter 21: Kepiting Easust
#24
Chapter 22: Tembak Mainan dan Pohon Mangga Lagi
#25
Chapter 23: Surat
#26
Chapter 24: Tidak Ada Menggandeng Tangan
#27
Chapter 25: Seorang Easust
#28
Chapter 26: Cerita Ini Ditulis Menggunakan Air Mata Penulis
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
18
Dibaca
4.6k
Tentang Penulis
Adinda Amalia
"Bagai bintang jatuh, bersinar dan menjadi harapan."
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 528 pengguna
Sudah memublikasikan 48 karya
Menulis lebih dari 467,276 kata pada novel
Rekomendasi dari Drama
Novel
Drown In
Febry Fitriah Ardely
Novel
CINTAKU BERSEMI SAAT VIRUS CORONA MELANDA
Irma Fransisca Rumondor
Novel
Waktu yang Salah
Tetes Sedan
Novel
Mawar Merah
Yedida Petra
Novel
Madah di Balik Tabir
ANINZIAH
Novel
Remains Nameless
Adinda Amalia
Novel
Raut Tanpa Nama
Kurnia Maya Sari
Komik
Mirage
Dewi Anggraeni (Brownieck)
Skrip Film
Ketulusan
Adhi Saputra Batubara
Flash
Warna. . .
AlifatulM
Cerpen
Titik Kembali
Penulis N
Novel
Selimut Merah
Elefen9
Novel
Fatty Boyfie
Fauziyyah Jihad Noor Yahya
Novel
Frobly-Mobly
ulfina
Novel
My First Year
Lalimara
Rekomendasi
Novel
Remains Nameless
Adinda Amalia
Novel
Orca and The Flower Ice
Adinda Amalia
Cerpen
Ubur-ubur Mundur
Adinda Amalia
Flash
Amongst Laughters
Adinda Amalia
Novel
Tuan Lori
Adinda Amalia
Novel
Grey Fox Man
Adinda Amalia
Cerpen
Re-decade
Adinda Amalia
Novel
Hearts to Venturer
Adinda Amalia
Cerpen
Restate
Adinda Amalia
Cerpen
One Time Whisper
Adinda Amalia
Novel
X Class 007
Adinda Amalia
Flash
Pieces of Hearts B
Adinda Amalia
Flash
Ayah, Kau di Mana?
Adinda Amalia
Cerpen
Bombastik
Adinda Amalia
Flash
Akuarium Air Laut
Adinda Amalia