Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
Selama 30 tahun, Puspa tidak pernah mengucapkan sepatah kata pun.
Bagi Jaya, putra satu-satunya, keheningan itu bukan sekadar keadaan. Itulah rumah tempat dia tumbuh. Dia belajar membaca kasih sayang dari senyum tipis, tatapan mata, dan tangan yang tak pernah lelah merawat orang lain.
Kini, sebagai seorang psikolog, Jaya mampu membantu banyak orang berdamai dengan luka mereka. Kecuali, ibunya sendiri.
Ketika secercah harapan mulai muncul, Jaya justru dihadapkan pada kenyataan bahwa menyembuhkan seseorang tidak selalu berarti mempertahankannya. Ada rahasia masa lalu yang perlahan terkuak, ada kehilangan yang belum benar-benar selesai, dan ada keputusan-keputusan yang menguji makna menjadi seorang anak.
Bagi Jaya, putra satu-satunya, keheningan itu bukan sekadar keadaan. Itulah rumah tempat dia tumbuh. Dia belajar membaca kasih sayang dari senyum tipis, tatapan mata, dan tangan yang tak pernah lelah merawat orang lain.
Kini, sebagai seorang psikolog, Jaya mampu membantu banyak orang berdamai dengan luka mereka. Kecuali, ibunya sendiri.
Ketika secercah harapan mulai muncul, Jaya justru dihadapkan pada kenyataan bahwa menyembuhkan seseorang tidak selalu berarti mempertahankannya. Ada rahasia masa lalu yang perlahan terkuak, ada kehilangan yang belum benar-benar selesai, dan ada keputusan-keputusan yang menguji makna menjadi seorang anak.
Tokoh Utama
Jaya Amanah Putra
Puspa Dewi Ratna
Profesor Wijaya
Dokter Bayu
Atma Rajasa
#1
Rumah Tanpa Suara
#2
Pertanyaan yang Terlambat
#3
Suara dalam Foto
#4
Bisikan Kehidupan Baru
#5
Oase Masa Kini
#6
Jendela di Ruang Hampa
#7
Mencari Kunci Pembuka Suara
#8
Gen Kasih
#9
Retakan Pertama
#10
Tentang Cara Mendengar
#11
Lukisan Ibu
#12
Jarak yang Dipilih
#13
Cinta yang Lalu
#14
Curahan Hati
#15
Yang Hampir Terucap
#16
Sosok di Tengah
#17
Kebetulan yang Terlalu Rapi
#18
Hak untuk Membenci
#19
Menolak Kebenaran
#20
Tidak Baik-Baik Saja
#21
Pasir yang Menyimpan Nama
#22
Ruang yang Menahan
#23
Batas Baru
#24
Masa Tunggu
#25
Mencoba Berhenti
#26
Jawaban yang Berbeda
#27
Lelaki yang Memilih Tinggal
#28
Rumah yang Menanti
#29
Tentang Raja
#30
Hari Sakral
#31
Belajar Menjadi Keluarga
#32
Nama Panggilan
#33
Senyum yang Pulang
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
20
Dibaca
142
Tentang Penulis
Farida Zulkaidah Pane
Penulis blog www.faridazp.info, buku nonfiksi dan faksi.
IG: bukufaridapane
IG: bukufaridapane
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 1,376 pengguna
Sudah memublikasikan 29 karya
Menulis lebih dari 129,960 kata pada novel
Rekomendasi dari Fantasi
Novel
Ibu Mengajariku Tersenyum
Farida Zulkaidah Pane
Novel
Seal of Jinn
Karsa Raksa
Novel
Reborn : Leviathan
Elizabeth Vee Bathory
Novel
Flower
Rita Kusmiati
Novel
PENJELAJAH WAKTU (Mencuri Masa Merebut Takdir)
Charisma Wahyu Aditya
Novel
Salty Memories III
Anggi PS
Novel
Light Soul
MsngPembawaBencana
Novel
Wisanggeni
Hermawan
Komik
Adiwira
muhajir
Novel
False Awakening
Elizabeth Vee Bathory
Novel
Negosiasi 7 Aksi
Khoirul Hasanah
Novel
Ehing Boburing Bullou (Ikan Surga Bersisik Emas)
Yovinus
Novel
Princess Venus: History of Lawrence
SAKHA ZENN
Novel
Obsidian
Vika Amania
Novel
Repose
Galexia_xia
Rekomendasi
Novel
Bronze
Ibu Mengajariku Tersenyum
Farida Zulkaidah Pane
Novel
Bronze
Bes: Son of Science
Farida Zulkaidah Pane
Skrip Film
Ambilkan Bulan, Bu (Skrip)
Farida Zulkaidah Pane
Flash
Bronze
The Groom
Farida Zulkaidah Pane
Flash
Bronze
Putri Dangdut
Farida Zulkaidah Pane
Flash
Bronze
Reuni Bumi
Farida Zulkaidah Pane
Novel
Bronze
Gulung Pensil
Farida Zulkaidah Pane
Skrip Film
Para Joki (Skrip)
Farida Zulkaidah Pane
Novel
Bronze
Katamu Aku Cantik
Farida Zulkaidah Pane
Cerpen
Bronze
Bos Tapi Suami
Farida Zulkaidah Pane
Novel
Bronze
Diary Ingin Cerita
Farida Zulkaidah Pane
Skrip Film
Suami Akhir Pekan (Skrip)
Farida Zulkaidah Pane
Novel
Bronze
Contented
Farida Zulkaidah Pane
Flash
Bronze
Sayang, Kamu Tidak
Farida Zulkaidah Pane
Flash
Bronze
Kampung Kelahiran
Farida Zulkaidah Pane