Apakah kamu akan memberikan Novel ke ?
Berikan Novel ini kepada temanmu
Masukan nama pengguna
Blurb
PUZZLE PERJALANAN WALET
Tak ada maksud perlawanan. Tak ada maksud pertentangan. Tak ada keinginan untuk berperang. Namun, sepertinya, jalan ini tak lagi bisa dibendung. Tersebab seorang malaikat bersayap cahaya menceburkan dirinya ke kolam neraka....
(Emhaf, Puzzle Perjalanan Walet: 171)
Sekuel pertama dari House of Quotes adalah Puzzle Perjalanan Walet, memusatkan petualangan waktu melalui dua tokoh, Arkaan dan Alya. Sebuah kisah yang tak bisa terbayang sebelumnya, pada sebuah catatan waktu yang mengantarkan terjatuhnya seorang gadis muda dari langit. Sebuah perbincangan ringan, nostalgia kopi Menoreh pada sebuah kafe baru di Jalan Monjali Yogyakarta hingga petir yang menghentikan waktu. Dan, hanya seorang lelaki di kafe itu, yang bisa bergerak di kebekuan waktu. Arkaan dengan fantasinya yang melayangkan dirinya pada imajinasi-imajinasi film-film science fiction Hollywood.
Fantasi yang tak terbayangkan. Bentrokan dengan realita-realita. Kehadiran sebuah pertanyaan, mana sebenarnya kebenaran realita. Pertanyaan-pertanyaan yang terus merambat bagai akar pohon yang ratusan tahun hidup, berserabut dan terus menumbuhkan reranting. Jawaban dari berbagai pertanyaan, rahasia dari Lauhul Mahfudz, kegelisahan para
Malaikat yang kemudian menginginkan kiamat, dan pertemuan-pertemuan dengan berbagai tokoh sejarah (yang disejarahkan secara realistis atau yang hanya sebatas realisme magis), hanya bisa terjawab dengan sebuah langkah yang pelan-pelan, mengalir bagai sungai menuju muaranya. Awal perjalanan yang mengetahui kegelisahan Da Vinci tentang waktu yang katanya, "Time is a river".
Benarkah? Sejauh mana kebenaran yang umumnya khalayak anggap sebagai sebuah kenyataan ini adalah yang senyatanya? Atau, jangan-jangan, manusia sebenarnya sedang bermimpi? Dan, pada aliran sungai waktu yang mana sebenarnya kita, juga sekumpulan manusia yang kita kenal ini berada?
Inilah sekuel Puzzle Perjalanan Walet. Sekuel pertama yang akan mengantarkan pada sekuel-sekuel besar yang mencabangkan the origin story dari setiap tokohnya.
Sebuah perjalanan yang ujungnya akan selalu dinanti, tetapi tidak mau diakhiri.
Catatan: Novel ini sebenarnya telah terbit di penerbit Indie Smarta Publisher. Namun, saya mencoba memanfaatkan poin ke (4) dari Syarat dan Ketentuan yang berbunyi "Jika novel/webtoon yang telah dipublikasi di platform lain atau telah diikutkan pada kompetisi sebelumnya dapat mengikuti kompetisi ini". Selain itu, kontrak novel ini juga akan berakhir pada bulan Agustus nanti dan penerbit Smarta Publisher juga memperkenankan saya untuk mengikutsertakan novel ini ke dalam berbagai event sesuka saya. Atas pertimbangan itu, saya memberanikan diri mengikutsertakan novel ini.
Tak ada maksud perlawanan. Tak ada maksud pertentangan. Tak ada keinginan untuk berperang. Namun, sepertinya, jalan ini tak lagi bisa dibendung. Tersebab seorang malaikat bersayap cahaya menceburkan dirinya ke kolam neraka....
(Emhaf, Puzzle Perjalanan Walet: 171)
Sekuel pertama dari House of Quotes adalah Puzzle Perjalanan Walet, memusatkan petualangan waktu melalui dua tokoh, Arkaan dan Alya. Sebuah kisah yang tak bisa terbayang sebelumnya, pada sebuah catatan waktu yang mengantarkan terjatuhnya seorang gadis muda dari langit. Sebuah perbincangan ringan, nostalgia kopi Menoreh pada sebuah kafe baru di Jalan Monjali Yogyakarta hingga petir yang menghentikan waktu. Dan, hanya seorang lelaki di kafe itu, yang bisa bergerak di kebekuan waktu. Arkaan dengan fantasinya yang melayangkan dirinya pada imajinasi-imajinasi film-film science fiction Hollywood.
Fantasi yang tak terbayangkan. Bentrokan dengan realita-realita. Kehadiran sebuah pertanyaan, mana sebenarnya kebenaran realita. Pertanyaan-pertanyaan yang terus merambat bagai akar pohon yang ratusan tahun hidup, berserabut dan terus menumbuhkan reranting. Jawaban dari berbagai pertanyaan, rahasia dari Lauhul Mahfudz, kegelisahan para
Malaikat yang kemudian menginginkan kiamat, dan pertemuan-pertemuan dengan berbagai tokoh sejarah (yang disejarahkan secara realistis atau yang hanya sebatas realisme magis), hanya bisa terjawab dengan sebuah langkah yang pelan-pelan, mengalir bagai sungai menuju muaranya. Awal perjalanan yang mengetahui kegelisahan Da Vinci tentang waktu yang katanya, "Time is a river".
Benarkah? Sejauh mana kebenaran yang umumnya khalayak anggap sebagai sebuah kenyataan ini adalah yang senyatanya? Atau, jangan-jangan, manusia sebenarnya sedang bermimpi? Dan, pada aliran sungai waktu yang mana sebenarnya kita, juga sekumpulan manusia yang kita kenal ini berada?
Inilah sekuel Puzzle Perjalanan Walet. Sekuel pertama yang akan mengantarkan pada sekuel-sekuel besar yang mencabangkan the origin story dari setiap tokohnya.
Sebuah perjalanan yang ujungnya akan selalu dinanti, tetapi tidak mau diakhiri.
Catatan: Novel ini sebenarnya telah terbit di penerbit Indie Smarta Publisher. Namun, saya mencoba memanfaatkan poin ke (4) dari Syarat dan Ketentuan yang berbunyi "Jika novel/webtoon yang telah dipublikasi di platform lain atau telah diikutkan pada kompetisi sebelumnya dapat mengikuti kompetisi ini". Selain itu, kontrak novel ini juga akan berakhir pada bulan Agustus nanti dan penerbit Smarta Publisher juga memperkenankan saya untuk mengikutsertakan novel ini ke dalam berbagai event sesuka saya. Atas pertimbangan itu, saya memberanikan diri mengikutsertakan novel ini.
Tokoh Utama
Arkaan Kalantara
Alya Kalantara
Sang Waktu
Semar
Ulasan kamu
Ulasan kamu akan ditampilkan untuk publik, sedangkan bintang hanya dapat dilihat oleh penulis
Apakah kamu akan menghapus ulasanmu?
Disukai
11
Dibaca
5.6k
Tentang Penulis
Muhammad Hamdan Mukafi (Emhaf)
Menulis adalah cara untuk menjadi abadi. Darinya sebuah ketinggian untuk melihat keluasan pun didapati. Kembali menjadi diri sendiri di antara keluasan yang ada.
Bergabung sejak 2020-01-01
Telah diikuti oleh 132 pengguna
Sudah memublikasikan 8 karya
Menulis lebih dari 200,724 kata pada novel
Rekomendasi dari Fantasi
Novel
HoQ: PUZZLE PERJALANAN WALET
Muhammad Hamdan Mukafi (Emhaf)
Novel
Roh Pemandu dan Jiwa Tujuh Bersaudari
Putriyana Asmarani
Novel
SID
OmBoth
Skrip Film
Family Family Love
Sylveon
Novel
Keluarga Sang Naga
Adeline Iskandar
Novel
MIVERENA : Starva Musika
Adiba
Novel
Eternal Shangri-La
Pamella Paramitha
Novel
Gethora
Adi Putra
Novel
Joseon Unmyeong
Tanya Fransisca
Novel
Red Queen #4: War Storm
Noura Publishing
Novel
Half Vampire
Chyruszair
Novel
The Kane Chronicles 3-The Serpent Shadow
Noura Publishing
Novel
ANILA - Kutukan Angin
Asya Ns
Novel
SI JUKI THE MOVIE
Falcon Publishing
Novel
Ruang Raung
Drew Andre A. Martin
Rekomendasi
Novel
Bronze
HoQ: PUZZLE PERJALANAN WALET
Muhammad Hamdan Mukafi (Emhaf)
Novel
Bronze
DUA CINCIN SEGALA SEMESTA
Muhammad Hamdan Mukafi (Emhaf)
Flash
Pada Sebuah Dunia Ketika Kelana Diterangi Lentera, Juga Sebaliknya
Muhammad Hamdan Mukafi (Emhaf)
Flash
Kelana: Menurutmu Kita Apa Lentera?
Muhammad Hamdan Mukafi (Emhaf)
Flash
Di Kota-Kota Yang Sama ketika Lentera Menjadi Kelana
Muhammad Hamdan Mukafi (Emhaf)
Flash
Lentera yang Meredup Ketika Rintik Memanggilnya
Muhammad Hamdan Mukafi (Emhaf)
Flash
Tentang Hujan dan Lentera yang Bersandar di Samping Jendela
Muhammad Hamdan Mukafi (Emhaf)
Flash
Lentera dan Kelana yang Menciptakan Badai
Muhammad Hamdan Mukafi (Emhaf)