Betina Bodoh

Semua cowok itu bajingan.

Aku setuju.

Semua perempuan itu mata duitan.

Aku percaya.

Betina yang sering aku temui selalu memaafkan padaku walaupun aku ketahuan selingkuh.

Aku cukup hujan-hujanan di depan rumah mereka.

Berkata, "Aku janji, aku tidak akan mengulanginya lagi."

Betina di dunia ini adalah makhluk perasaan, tentu saja aku dimaafkan dengan memelas seperti itu.

Putus pun mereka tidak membenciku.

Padahal ada laki-laki yang jelas baik, tapi mereka tolak karena aku.

Bodoh.

Laki-lakinya bodoh dan perempuannya bodoh.

Laki-laki lupa bahwa diusia 20 tahun ke atas, perempuan tidak bisa luluh dengan pesan WA, "Lagi apa? Sudah makan? Selamat pagi."

Perempuan usia 20 tahun ke atas lebih menggunakan otak bukan hanya rasa, mereka tidak bisa hidup di kasih makan cinta saja.

Ah, laki-laki baik yang bodoh. Mengandalkan gombalan, tak berani beraksi, tak berani patah hati. Tolol.

Akhirnya aku hanya mempermainkan mereka.

Aku berpura-pura menjadi laki-laki baik dengan wajah laki-laki nakal sesuai fantasi perempuan.

Membuat mereka jatuh cinta lalu aku menghancurkan perasaan mereka atau menghilang waktu sayang-sayangnya.

Mereka mainanku.

Menyenangkan melihat si betina merindukanku dan melihat laki-laki baik pura-pura tegar, pura-pura tersenyum di depan betina yang dia sukai sedang merindukanku. Hihi.

Dasar bodoh.

3 disukai 1K dilihat
Suka
Bagikan
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Saran Flash Fiction